Media Pendidikan – 16 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan komitmennya membangun ribuan kapal ikan modern untuk nelayan Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir nasional.
Presiden mengatakan pembangunan kapal modern menjadi langkah penting memperkuat ekonomi nelayan dan sektor perikanan nasional. Pemerintah juga ingin memastikan masyarakat pesisir mendapat dukungan sarana melaut yang lebih modern dan produktif.
Program pembangunan kapal nantinya dijalankan melalui koperasi nelayan di berbagai daerah Indonesia. Pemerintah berharap sistem koperasi mampu memperkuat distribusi bantuan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Kapal yang dibangun terdiri dari berbagai ukuran sesuai kebutuhan wilayah penangkapan ikan nasional. Sebagian besar armada yang disiapkan merupakan kapal modern berkapasitas 30 gross ton atau GT untuk mendukung produktivitas nelayan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pembangunan kapal dilakukan secara bertahap mulai 2026 hingga 2028 mendatang. Pemerintah juga memastikan seluruh kapal diproduksi di dalam negeri guna memperkuat industri galangan kapal nasional.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif mengatakan, tahap awal program difokuskan pada penyelesaian 50 unit kapal modern sepanjang 2026. Pemerintah saat ini menyiapkan rantai pasok material, peralatan pendukung, hingga kesiapan galangan kapal nasional.
Pemerintah menilai modernisasi kapal ikan menjadi langkah penting meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat ekonomi biru nasional. Kehadiran kapal modern diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan, memperluas jangkauan melaut, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.


Komentar