Gaya Hidup
Beranda » Berita » Kesalahan Diet yang Mempercepat Penuaan: Pola Makan & Cara Memasak yang Harus Dihindari

Kesalahan Diet yang Mempercepat Penuaan: Pola Makan & Cara Memasak yang Harus Dihindari

Kesalahan Diet yang Mempercepat Penuaan: Pola Makan & Cara Memasak yang Harus Dihindari
Kesalahan Diet yang Mempercepat Penuaan: Pola Makan & Cara Memasak yang Harus Dihindari

Media Pendidikan – 27 April 2026 | Jakarta, 27 April 2026 – Kebiasaan makan sehari-hari seperti ngemil terus-menerus, makan malam berlebih, hingga teknik memasak yang kurang tepat dapat mempercepat proses penuaan tanpa disadari, ungkap pakar gizi dalam laporan terbaru.

Pola Makan yang Menyebabkan Penuaan Dini

Sering mengonsumsi camilan tinggi gula atau lemak pada sela‑sela makan utama meningkatkan beban oksidatif pada sel tubuh. Akumulasi radikal bebas tersebut mempercepat kerusakan kolagen, yang berujung pada kulit kendur dan munculnya kerutan lebih cepat.

Baca juga:

Selain itu, kebiasaan makan malam dengan porsi berlebihan, terutama setelah jam 9 malam, mengganggu ritme hormon melatonin. Penurunan kualitas tidur selanjutnya memperlambat regenerasi sel, menjadikan proses penuaan lebih terasa.

Metode Memasak yang Memperparah Penuaan

Metode memasak menggunakan suhu tinggi seperti menggoreng atau memanggang terlalu lama dapat mengubah lemak tak jenuh menjadi lemak trans yang berbahaya. Proses ini juga menghasilkan senyawa advanced glycation end‑products (AGEs) yang menumpuk pada jaringan kulit dan mempercepat kekakuan serta perubahan warna.

Baca juga:

“Kebiasaan memasak dengan minyak berulang kali atau menggoreng makanan secara berlebihan dapat mempercepat penuaan kulit,” kata Dr. Lina Hartati, pakar gizi dari Universitas Indonesia. Ia menambahkan bahwa mengganti teknik menggoreng dengan mengukus, merebus, atau menumis ringan dapat menurunkan pembentukan AGEs secara signifikan.

Data Pendukung

  • Studi lokal menunjukkan 68% responden yang sering ngemil di malam hari melaporkan tanda penuaan kulit lebih awal dibandingkan yang tidak.
  • Survei 2024 mencatat peningkatan 22% kasus penuaan dini pada individu yang mengonsumsi makanan gorengan lebih dari tiga kali seminggu.

Penelitian juga menyoroti bahwa pola makan seimbang dengan asupan anti‑oksidan tinggi, seperti buah beri dan sayuran hijau, dapat menetralkan radikal bebas dan memperlambat proses penuaan.

Baca juga:

Dengan memperhatikan tidak hanya apa yang dimakan, tetapi juga cara penyajiannya, masyarakat dapat mengurangi risiko penuaan dini. Mengurangi frekuensi ngemil, mengatur porsi makan malam, serta memilih teknik memasak yang lebih sehat menjadi langkah praktis yang dapat diadopsi sejak kini.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *