Media Pendidikan – 04 Mei 2026 | Kasma Muskin Nusi, seorang jemaah haji asal Sinjai, Sulawesi Selatan, akhirnya dapat melaksanakan ibadah haji pada tahun ini setelah sebelumnya harus menunda dua kali karena masalah kesehatan serius yang mengharuskannya menjalani amputasi. Keberangkatan Kasma menandai akhir dari penantian panjang yang menimbulkan keprihatinan di kalangan keluarga dan komunitas setempat.
Latar Belakang Penundaan
Kasma pertama kali terdaftar untuk pelaksanaan haji pada tahun sebelumnya, namun proses kesehatan yang mengancam nyawanya memaksa otoritas penyelenggara haji menunda keberangkatannya. Pada kesempatan pertama, komplikasi pada kaki Kasma semakin memburuk, memaksa dokter memutuskan untuk melakukan amputasi sebagai upaya menyelamatkan hidupnya. Sayangnya, masa pemulihan pasca operasi memakan waktu yang cukup lama, sehingga Kasma tidak dapat memenuhi persyaratan medis untuk berangkat pada musim haji berikutnya.
Pada upaya kedua, meskipun kondisi fisik Kasma telah stabil, prosedur medis tambahan dan pemeriksaan kelayakan haji masih memerlukan waktu, menyebabkan penundaan lagi. Kedua penundaan tersebut menambah beban emosional dan finansial bagi Kasma serta keluarganya, yang telah menyiapkan dana dan persiapan logistik sejak lama.
Keberangkatan Akhir dan Harapan
Setelah melalui serangkaian evaluasi medis dan persetujuan dari Komite Nasional Haji, Kasma dinyatakan layak untuk berangkat. Ia kini siap menjalankan rukun haji, meski dengan keterbatasan fisik yang baru. “Saya bersyukur dapat berangkat setelah dua kali tertunda, dan saya berjanji akan melaksanakan ibadah dengan sepenuh hati,” ujar Kasma dalam pernyataan singkatnya menjelang keberangkatan.
Kehadiran Kasma di Tanah Suci tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pribadi, melainkan juga menjadi inspirasi bagi jemaah lain yang menghadapi tantangan kesehatan. Komunitas di Sinjai memberikan dukungan moral serta mengadakan doa bersama untuk kelancaran perjalanan ibadah Kasma.
Data Pendukung
- Asal: Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan
- Jumlah penundaan: 2 kali
- Masalah kesehatan: Amputasi kaki
- Tahun keberangkatan: 2026
Keberangkatan Kasma diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan pra-haji serta dukungan bagi jemaah dengan kondisi khusus. Pemerintah daerah Sinjai berkomitmen untuk terus memfasilitasi jemaah haji, termasuk menyediakan layanan kesehatan yang memadai sebelum keberangkatan.
Dengan semangat baru, Kasma Muskin Nusi menanti untuk menunaikan rukun haji, berharap dapat kembali ke tanah air dengan penuh rasa syukur dan pengalaman berharga yang dapat dibagikan kepada generasi berikutnya.


Komentar