Media Pendidikan – 22 April 2026 | Jasa Raharja menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 pada Rabu, 22 April 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Pertemuan ini bertujuan mempercepat transformasi digital layanan, sehingga masyarakat dapat menikmati proses yang lebih cepat, transparan, dan aman.
Dalam rapat tersebut, para pejabat menekankan pentingnya integrasi sistem digital dengan infrastruktur yang ada. Langkah-langkah strategis meliputi penyempurnaan aplikasi layanan online, peningkatan kapasitas jaringan, serta pelatihan sumber daya manusia agar mampu mengelola platform digital secara efektif. Semua ini diharapkan dapat menurunkan waktu tunggu, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan kepuasan pengguna.
“Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 digelar di Semarang, Jawa Tengah pada Rabu 22 April 2026 guna mempercepat transformasi digital layanan,” ujar salah satu pembina yang hadir. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan layanan publik yang berstandar internasional.
Data awal menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen transaksi Jasa Raharja masih dilakukan secara manual, menimbulkan risiko kesalahan dan keterlambatan. Dengan digitalisasi, target jangka pendek adalah menurunkan proporsi transaksi manual menjadi kurang dari 20 persen dalam dua tahun ke depan. Selain itu, platform baru akan menyediakan fitur pelacakan klaim secara real‑time, notifikasi otomatis, serta sistem verifikasi dokumen berbasis AI.
Penutup rapat menyoroti kebutuhan pendanaan yang berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor, termasuk kementerian terkait, penyedia teknologi, dan lembaga keuangan. Para peserta sepakat bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga pada kebijakan yang mendukung, regulasi yang adaptif, serta partisipasi aktif masyarakat.


Komentar