Media Pendidikan – 05 Mei 2026 | DAMRI resmi menambah layanan transportasi publik menuju Bandara Douw Aturure di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan jadwal terbarunya untuk tahun 2026. Tarif standar yang ditetapkan sebesar Rp 50.000 per penumpang, menjadikan pilihan ini terjangkau bagi wisatawan dan penduduk lokal.
Pengumuman ini disampaikan melalui kanal resmi DAMRI dan disertai rincian jadwal keberangkatan serta kedatangan bus dari dan ke bandara. Layanan beroperasi setiap hari, termasuk akhir pekan, dengan frekuensi yang disesuaikan dengan jam operasional bandara. Penumpang dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka dengan memanfaatkan jadwal yang telah dipublikasikan.
“Jadwal DAMRI ke Bandara Douw Aturure Nabire 2026, Tarif Rp 50.000” menegaskan komitmen layanan. Dengan tarif tetap, penumpang tidak perlu khawatir akan biaya tambahan yang berubah-ubah. Harga tersebut mencakup perjalanan satu arah, baik dari terminal kota Nabire ke bandara maupun sebaliknya.
Bandara Douw Aturure, yang terletak sekitar 15 kilometer dari pusat Kabupaten Nabire, melayani penerbangan domestik utama serta beberapa rute regional. Penambahan layanan DAMRI diharapkan meningkatkan konektivitas antara bandara dan wilayah sekitarnya, sekaligus mengurangi ketergantungan pada transportasi pribadi atau taksi yang biasanya lebih mahal.
Data pendukung menunjukkan bahwa pada tahun 2025, jumlah penumpang yang menggunakan bandara tersebut mencapai lebih dari 120.000 orang. Dengan tarif Rp 50.000, potensi pendapatan harian bagi DAMRI dapat meningkat signifikan, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat setempat.
Selain tarif, DAMRI juga menekankan standar keamanan dan kenyamanan pada armada yang akan beroperasi. Kendaraan yang digunakan telah dilengkapi dengan fasilitas AC, kursi berlapis, serta sistem keamanan modern. Semua bus akan menjalani inspeksi rutin sebelum memasuki rute bandara.
Pengguna layanan dapat memperoleh jadwal lengkap melalui loket DAMRI di terminal, aplikasi resmi DAMRI, atau papan informasi yang dipasang di area kedatangan bandara. Informasi ini mencakup waktu keberangkatan pertama, interval antar bus, serta estimasi waktu tempuh hingga pusat kota.
Dengan adanya layanan baru ini, diharapkan pertumbuhan pariwisata di Papua Tengah dapat terakselerasi, mengingat akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan perjalanan wisatawan. Pemerintah daerah juga menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur transportasi di wilayah timur Indonesia.
Secara keseluruhan, peluncuran jadwal DAMRI ke Bandara Douw Aturure pada tahun 2026 menandai langkah penting dalam memperbaiki mobilitas publik di Nabire. Penetapan tarif Rp 50.000 per penumpang memberikan keseimbangan antara biaya yang wajar dan kualitas layanan yang diharapkan, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi lokal.


Komentar