Media Pendidikan – 26 April 2026 | Jakarta, 25 April 2026 – Menteri Deputi Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengumumkan upaya pemerintah untuk memperkuat industri otomotif kustom Indonesia guna menembus pasar global. Inisiatif ini diproyeksikan menjadi katalis utama bagi peningkatan ekspor dan penciptaan lapangan kerja di sektor manufaktur otomotif yang berbasis kreativitas.
Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh pelaku industri, asosiasi otomotif, dan perwakilan lembaga riset, Irene Umar menekankan pentingnya mengoptimalkan keahlian lokal dalam memodifikasi kendaraan. “Kami harus mempercepat pengembangan industri custom automotive agar dapat bersaing di panggung internasional,” ujarnya, menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan regulasi yang mendukung inovasi serta akses pendanaan yang lebih mudah.
Pemerintah berencana memperluas jaringan produksi di beberapa zona industri strategis, termasuk di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan, yang telah menunjukkan potensi tinggi dalam produksi komponen otomotif. Dukungan logistik dan kebijakan insentif pajak diharapkan dapat menarik investor asing serta memperkuat rantai pasok domestik.
Seiring dengan tren personalisasi kendaraan di pasar dunia, Indonesia menargetkan pertumbuhan signifikan dalam segmen kendaraan khusus, seperti mobil niaga yang dimodifikasi untuk keperluan pertambangan, kendaraan off‑road, serta kendaraan listrik berbasis kustomisasi. Data Badan Pusat Statistik mencatat bahwa kontribusi nilai tambah otomotif pada PDB nasional mencapai 3,2 % pada tahun 2025, menunjukkan ruang gerak yang cukup untuk ekspansi.
Untuk memastikan kualitas produk, kementerian akan bekerja sama dengan lembaga standar nasional serta institusi pendidikan vokasi dalam menyusun kurikulum khusus. Pelatihan teknis dan sertifikasi akan difokuskan pada teknologi terbaru, termasuk sistem kontrol elektronik, bahan ringan, dan integrasi baterai listrik.
Langkah selanjutnya meliputi partisipasi dalam pameran internasional, seperti Frankfurt Motor Show dan Auto Shanghai, dimana produsen lokal akan memamerkan prototipe kendaraan kustom yang dirancang khusus untuk pasar ekspor. Pemerintah menyiapkan dana promosi sebesar 150 miliar rupiah untuk mendukung partisipasi ini.
Dengan strategi yang terintegrasi antara regulasi, pendanaan, dan pengembangan sumber daya manusia, harapannya industri custom automotive Indonesia dapat meningkatkan pangsa pasar global dalam lima tahun ke depan, sekaligus memperkuat posisi negara sebagai hub inovasi otomotif di Asia Tenggara.


Komentar