Media Pendidikan – 30 Mei 2026 | Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, dilaporkan melakukan tindakan yang menuai kontroversi dalam kontestasi pemilihan kepala daerah. Menurut informasi yang diperoleh, Fadia Arafiq mengancam akan memecat pegawai outsourcing jika mereka tidak mendukungnya dalam pilkada.
Hal ini dibenarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengungkap dugaan cara Fadia Arafiq untuk memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah. Fadia Arafiq dilaporkan menggunakan cara-cara yang tidak etis untuk mempengaruhi pegawai outsourcing.
“Saya akan memecat pegawai outsourcing jika mereka tidak mendukung saya dalam pilkada,” kata Fadia Arafiq, seperti dilaporkan oleh sumber.
Tindakan Fadia Arafiq ini menuai kecaman dari berbagai pihak. Banyak yang menganggap tindakan ini sebagai bentuk intimidasi dan pelanggaran hak asasi manusia.
Peristiwa ini masih dalam penyelidikan oleh KPK. Fadia Arafiq belum memberikan komentar resmi terkait dengan tindakannya.


Komentar