Nasional
Beranda » Berita » Dasco Siapkan Dialog dengan Ojol untuk Bahas Penetapan Status Pekerja

Dasco Siapkan Dialog dengan Ojol untuk Bahas Penetapan Status Pekerja

Dasco Siapkan Dialog dengan Ojol untuk Bahas Penetapan Status Pekerja
Dasco Siapkan Dialog dengan Ojol untuk Bahas Penetapan Status Pekerja

Media Pendidikan – 02 Mei 2026 | Direktorat Jenderal Tenaga Kerja (Dasco) menyatakan akan mengundang kelompok ojek online (ojol) ke dalam rangkaian dialog guna membahas tuntutan penetapan status pekerja. Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan panjang mengenai hak‑hak pekerja di platform digital, terutama yang mengandalkan model gig economy.

Dalam pernyataannya, Dasco menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembicaraan dengan pihak ojol. “Kelompok ojol akan diajak berdialog untuk membahas lebih lanjut ihwal tuntutan penetapan status sebagai pekerja,” ujar juru bicara Dasco dalam konferensi pers singkat. Pernyataan tersebut menandai langkah resmi pemerintah dalam menanggapi seruan para pengemudi yang menuntut pengakuan resmi sebagai pekerja, bukan sekadar mitra independen.

Baca juga:

Dialog yang direncanakan akan mencakup beberapa poin utama, antara lain kriteria penetapan status, implikasi hukum bagi perusahaan platform, serta mekanisme perlindungan sosial bagi pengemudi. Dasco menekankan pentingnya penyusunan kerangka regulasi yang seimbang, yang dapat melindungi hak pekerja tanpa mengganggu inovasi dalam ekosistem digital.

Isu penetapan status pekerja bagi ojol bukanlah hal baru. Selama beberapa tahun terakhir, para pengemudi telah mengajukan petisi serta menggelar aksi massa, menuntut hak atas jaminan sosial, tunjangan kesehatan, dan perlindungan tenaga kerja yang layak. Namun, hingga kini belum ada keputusan yang mengikat secara hukum. Dengan mengundang kelompok ojol ke dalam dialog, Dasco berupaya menutup celah kebijakan yang selama ini bersifat ad hoc.

Baca juga:

Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menyesuaikan regulasi ketenagakerjaan dengan dinamika ekonomi digital global. Pemerintah berupaya menghindari skenario di mana pekerja digital terpinggirkan, sekaligus menjaga agar ekosistem platform tetap kompetitif dan inovatif.

Ke depannya, Dasco berjanji akan menyampaikan hasil pembahasan kepada publik serta pihak terkait lainnya. Jika tercapai kesepakatan, kemungkinan besar regulasi baru akan diusulkan dalam waktu dekat, dengan target pelaksanaan yang jelas bagi semua platform ride‑hailing.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *