Ekonomi
Beranda » Berita » Danone Jelaskan Isu Label Sekunder AQUA yang Sorot Media Sosial

Danone Jelaskan Isu Label Sekunder AQUA yang Sorot Media Sosial

Danone Jelaskan Isu Label Sekunder AQUA yang Sorot Media Sosial
Danone Jelaskan Isu Label Sekunder AQUA yang Sorot Media Sosial

Media Pendidikan – 18 April 2026 | JAKARTA – Danone mengeluarkan pernyataan resmi terkait sorotan publik atas penggunaan visual balita pada label sekunder produk air minum dalam kemasan (AMDK) AQUA. Isu tersebut belakangan menjadi perbincangan hangat di berbagai media dan platform media sosial, memicu pertanyaan mengenai kepatuhan label terhadap regulasi serta persepsi konsumen.

“Kami menegaskan bahwa label sekunder kami sepenuhnya mematuhi peraturan yang berlaku dan tidak bertujuan menyesatkan konsumen,” ujar juru bicara Danone dalam konferensi pers virtual yang diadakan pada hari Senin, 15 April 2024. “Setiap elemen visual dipilih dengan pertimbangan estetika dan tidak mengandung unsur yang dapat menimbulkan kebingungan terkait usia target konsumsi.”

Baca juga:

Isu ini pertama kali muncul setelah sejumlah pengguna media sosial membagikan foto kemasan AQUA yang menampilkan gambar balita, lalu menambahkan komentar skeptis mengenai kemungkinan pemasaran yang tidak tepat. Beberapa komentar menuduh bahwa penggunaan gambar anak dapat memicu asosiasi emosional yang tidak relevan dengan produk air minum.

Dalam menanggapi hal tersebut, Danone juga menambahkan data dukungan bahwa tidak ada keluhan resmi dari regulator Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait label AQUA. Selain itu, perusahaan mencantumkan bahwa penjualan produk tetap stabil selama kuartal pertama 2024, dengan volume penjualan mencapai 1,2 miliar liter di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga:

Pihak konsumen juga diminta untuk melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran label atau iklan yang tidak sesuai. Danone menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki transparansi informasi produk serta meningkatkan dialog dengan stakeholder, termasuk Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (LPKN).

Pengamat industri makanan dan minuman menilai bahwa respons cepat Danone dapat membantu meredam potensi dampak reputasi negatif. Mereka mencatat bahwa isu label sekunder seringkali menjadi titik fokus ketika konsumen menuntut kejelasan informasi pada kemasan, terutama pada produk dengan tingkat konsumsi tinggi seperti air mineral.

Baca juga:

Ke depannya, Danone berjanji akan melakukan review internal secara berkala terhadap desain kemasan produk-produk mereka, guna memastikan bahwa semua elemen visual tetap sesuai dengan regulasi dan tidak menimbulkan interpretasi yang keliru di mata publik.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *