Media Pendidikan – 11 Juni 2026 | Perusahaan Indonesia, Danantara, mengambil langkah proaktif untuk melindungi asetnya dengan menerapkan strategi pemisahan risiko. Langkah ini diambil untuk menghindari kesalahan yang sama dengan skandal 1MDB di Malaysia. Dengan kata lain, Danantara berusaha untuk menghindari risiko keuangan yang tidak perlu dengan memisahkan asetnya.
“Kami ingin memastikan bahwa aset kami aman dan terlindungi dari risiko yang tidak perlu,” kata salah satu pejabat Danantara. “Dengan strategi pemisahan risiko, kami dapat mengurangi exposure kami terhadap risiko keuangan dan memastikan bahwa aset kami dapat digunakan untuk tujuan yang lebih baik.”
Danantara memiliki aset yang signifikan di Indonesia, termasuk properti dan saham di beberapa perusahaan. Dengan strategi pemisahan risiko, perusahaan dapat memastikan bahwa asetnya tetap aman dan terlindungi dari risiko keuangan yang tidak perlu.
Data menunjukkan bahwa Danantara memiliki aset sekitar Rp 10 triliun di Indonesia. Dengan strategi pemisahan risiko, perusahaan dapat mengurangi risiko keuangan sekitar 20%.


Komentar