Nasional
Beranda » Berita » Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Kalimantan Barat: Basarnas Lakukan Pencarian Intensif

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Kalimantan Barat: Basarnas Lakukan Pencarian Intensif

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Kalimantan Barat: Basarnas Lakukan Pencarian Intensif
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Kalimantan Barat: Basarnas Lakukan Pencarian Intensif

Media Pendidikan – 17 April 2026 | Helikopter PK-CFX yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dilaporkan kehilangan sinyal komunikasi pada pukul 08.39 waktu setempat, sekitar lima menit setelah lepas landas dari bandara setempat. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) segera mengaktifkan prosedur darurat dan mengerahkan tim pencarian ke daerah perbukitan terjal yang menjadi lokasi perkiraan jatuhnya pesawat.

“Kami masih dalam tahap pencarian dan pemantauan, harap masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi,” kata juru bicara Basarnas dalam konferensi pers singkat. Ia menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga serta dukungan logistik untuk mempercepat proses pencarian di medan yang sulit dijangkau.

Baca juga:

Lokasi kejadian berada di wilayah perbukitan Sekadau yang terletak sekitar 150 kilometer sebelah timur laut Pontianak, ibukota provinsi Kalimantan Barat. Daerah ini terkenal dengan kerapatan hutan tropis dan jalur akses terbatas, sehingga memperumit operasi pencarian. Basarnas menginformasikan bahwa cuaca pada saat kejadian berada dalam kondisi baik, dengan visibilitas yang tidak menjadi faktor utama.

Sejak kehilangan kontak, tim SAR telah melakukan pemindaian menggunakan pesawat berawak serta drone berteknologi tinggi untuk mendeteksi jejak atau puing-puing yang mungkin terletak di lereng curam. Hingga kini, belum ada temuan fisik yang mengonfirmasi lokasi jatuh helikopter PK-CFX. Namun, Basarnas terus memperbaharui area pencarian berdasarkan data sinyal terakhir yang diterima.

Data teknis yang tersedia menyebutkan bahwa helikopter PK-CFX adalah tipe transportasi militer yang biasanya dipakai untuk pengangkutan personel dan peralatan di daerah terpencil. Meski demikian, pihak berwenang belum mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai misi atau muatan yang dibawa pada saat kejadian.

Baca juga:

Dengan melibatkan lebih dari 30 personel pencarian, termasuk ahli navigasi, dokter lapangan, dan tim logistik, Basarnas menargetkan untuk menyelesaikan fase pencarian awal dalam 48 jam ke depan. Jika tidak ada temuan, rencana lanjutan akan mencakup penyelidikan penyebab hilangnya sinyal serta kemungkinan faktor teknis yang mempengaruhi pesawat.

Warga Sekadau diminta untuk melaporkan segala temuan yang mencurigakan kepada otoritas setempat dan tidak melakukan penyelidikan pribadi di area berbahaya. Pemerintah provinsi Kalimantan Barat juga telah mengaktifkan posko koordinasi darurat untuk memfasilitasi proses evakuasi serta penanganan medis bagi korban potensial.

Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun keluarga penumpang dan kru menanti kabar terbaru dari pihak berwenang. Basarnas berjanji akan terus memberikan pembaruan secara berkala melalui kanal resmi serta media massa.

Baca juga:

Kasus kehilangan helikopter PK-CFX menambah daftar insiden penerbangan di wilayah Indonesia yang menuntut peningkatan prosedur keselamatan dan pemantauan real‑time. Pemerintah pusat telah menegaskan komitmen untuk memperkuat sistem SAR nasional guna menghadapi tantangan geografis yang unik di Nusantara.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *