Daerah
Beranda » Berita » Daftar Nama Korban Tewas dan Luka Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 14 Orang Meninggal

Daftar Nama Korban Tewas dan Luka Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 14 Orang Meninggal

Daftar Nama Korban Tewas dan Luka Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 14 Orang Meninggal
Daftar Nama Korban Tewas dan Luka Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 14 Orang Meninggal

Media Pendidikan – 28 April 2026 | Stasiun Bekasi Timur menjadi saksi tragedi pada Minggu (28/04/2026) ketika dua kereta, yakni KRL lokal dan KA Argo Bromo Anggrek, bertabrakan. Benturan tersebut menewaskan 14 orang dan melukai puluhan penumpang lainnya, memicu evakuasi besar-besaran serta penyelidikan kepolisian.

Rincian Korban

Pihak kepolisian mengumumkan daftar lengkap korban tewas yang berjumlah 14 jiwa, terdiri dari penumpang KRL, penumpang KA, serta beberapa petugas stasiun. Selain itu, lebih dari 30 orang dilaporkan mengalami luka ringan hingga serius dan kini mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

Baca juga:

Kronologi Kejadian

Pertengkaran sinyal terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, ketika KRL yang sedang beroperasi dari arah Bogor memasuki jalur lintas yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah Jakarta. Menurut saksi mata, kereta KRL tidak sempat menghentikan diri sebelum menabrak kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Saya masih terbayang suara deritan rem yang tak sempat berhenti,” kata seorang saksi mata yang berada di platform. Ia menambahkan bahwa tabrakan menghasilkan pecahan kaca dan logam yang berhamburan ke penumpang.

Baca juga:

Penanganan dan Respons Pemerintah

Tim SAR dari Polri, BPBD DKI Jakarta, serta petugas kereta api segera dikerahkan ke lokasi. Korban yang kritis langsung dirujuk ke RSUD Cikarang dan RS Hermina, sementara korban luka ringan dipindahkan ke RSUD Setu.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan keprihatinannya dan berjanji akan mempercepat proses investigasi. “Kami akan memastikan faktor teknis dan human error ditelusuri secara menyeluruh,” ujarnya dalam konferensi pers.

Baca juga:

Langkah Selanjutnya

Pemeriksaan rekaman CCTV dan data sistem sinyal kereta akan menjadi fokus utama penyelidikan. Selain itu, KAI berjanji meningkatkan prosedur keselamatan di jalur lintas serta melakukan audit menyeluruh pada peralatan sinyal yang terlibat.

Korban keluarga diharapkan dapat memperoleh kompensasi sesuai dengan regulasi yang berlaku, sementara masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pihak berwenang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *