Ekonomi
Beranda » Berita » Aprindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan Velodiva, Upaya Digitalisasi Ritel di Indonesia

Aprindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan Velodiva, Upaya Digitalisasi Ritel di Indonesia

Aprindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan Velodiva, Upaya Digitalisasi Ritel di Indonesia
Aprindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan Velodiva, Upaya Digitalisasi Ritel di Indonesia

Media Pendidikan – 10 April 2026 | Tangerang, 7 April 2026 – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) resmi menandatangani nota kesepahaman kerja sama strategis dengan Velodiva pada acara yang digelar di Sol Marina Hotel, Tangerang. Kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat transformasi digital sektor ritel, meningkatkan kemampuan penjualan daring, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di seluruh Indonesia.

Tujuan Kerja Sama

Kolaborasi ini difokuskan pada empat pilar utama: (1) penyediaan platform e‑commerce terintegrasi yang dapat diakses oleh anggota Aprindo, (2) pelatihan digital bagi pemilik toko tradisional, (3) fasilitasi layanan keuangan mikro melalui mekanisme fintech yang dimiliki Velodiva, serta (4) pengembangan jaringan logistik yang lebih efisien. Aprindo berharap sinergi ini dapat menurunkan hambatan masuk pasar daring dan meningkatkan daya saing retailer lokal terhadap pemain multinasional.

Baca juga:

Manfaat bagi Pelaku Ritel

Anggota Aprindo, yang mencakup lebih dari 20.000 usaha ritel di 34 provinsi, akan mendapatkan akses gratis atau berbiaya rendah ke solusi teknologi Velodiva, termasuk modul manajemen inventaris, sistem pembayaran digital, serta analitik penjualan berbasis data. Selain itu, program pelatihan yang dirancang khusus akan membekali para pengusaha dengan keterampilan pemasaran digital, optimasi mesin pencari (SEO), dan penggunaan media sosial untuk meningkatkan brand awareness.

Langkah Implementasi

Implementasi kerja sama akan dilaksanakan dalam tiga fase. Fase pertama, yang dimulai pada kuartal pertama 2026, melibatkan integrasi sistem backend antara Aprindo dan Velodiva serta peluncuran portal khusus anggota. Fase kedua, dijadwalkan pada pertengahan tahun, akan menyelenggarakan serangkaian workshop digital di kota‑kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Fase ketiga, pada akhir tahun 2026, menargetkan penyebaran layanan logistik terintegrasi ke wilayah Indonesia bagian timur, memperkuat jaringan distribusi barang.

Baca juga:

Reaksi Industri

Para pengamat ekonomi menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret untuk menutup kesenjangan digital di sektor ritel. “Penggabungan kekuatan asosiasi ritel dengan startup teknologi memberi sinyal bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi kelangsungan bisnis,” ujar Dr. Budi Santoso, dosen Ekonomi Universitas Indonesia. Sementara itu, perwakilan Velodiva menekankan komitmen jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan UKM melalui inovasi berkelanjutan.

Dengan landasan visi bersama untuk menciptakan ekosistem ritel yang lebih modern, kolaborasi Aprindo‑Velodiva diharapkan menjadi contoh bagi asosiasi sektor lain dalam memanfaatkan teknologi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga:

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *