Gaya Hidup
Beranda » Berita » Abel Cantika: FOMO Produktif Kecantikan Bisa Berdampak Buruk

Abel Cantika: FOMO Produktif Kecantikan Bisa Berdampak Buruk

Abel Cantika: FOMO Produktif Kecantikan Bisa Berdampak Buruk
Abel Cantika: FOMO Produktif Kecantikan Bisa Berdampak Buruk

Media Pendidikan – 16 Juni 2026 | Kini, tren kecantikan semakin beragam dan banyak produk kecantikan yang tersedia. Namun, bukan berarti kita harus ikut-ikutan tren atau Fear of Missing Out (FOMO) ketika memilih produk kecantikan. Sebab, tidak semua produk yang viral atau ramai dicoba orang lain akan cocok untuk kondisi kulit kita.

Abel Cantika, seorang beauty content creator, pernah merasakan dampak negatif akibat FOMO dengan produk kecantikan. “Aku pernah (FOMO) dan kulit aku breakout, itu butuh waktu dua tahun untuk bisa memulihkannya,” kata Abel.

Baca juga:

Abel juga memberikan tips agar kulit tetap sehat walaupun coba banyak produk. “Harus tahu kuncian basic skin care yang akan kalian gunakan. Jadi ketika aku cobain satu produk, lalu tak cocok dan muncul kemerahan, biasanya aku akan balik ke suatu produk yang menjadi jagoan aku,” ujar Abel.

Baca juga:

Abel mengandalkan produk yang gentle sebagai skin care andalannya. Menurutnya, kandungan produk yang gentle dapat menenangkan kulit saat terjadi iritasi.

Baca juga:

Tiga produk basic skin care yang dibutuhkan adalah pembersih wajah, pelembap, dan sunscreen. Kita sebenarnya hanya memerlukan beberapa produk yang gentle untuk merawat kulit agar sehat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *