Media Pendidikan – 28 Juni 2026 | Beberapa puluh guru besar dan intelektual Indonesia mengeluarkan pernyataan untuk mendukung gerakan mahasiswa yang menghadapi represifitas di Surabaya. Mereka menyatakan bahwa tindakan represif tersebut tidak dapat diterima dan melanggar hak-hak asasi manusia. Sebelumnya, polisi telah membuka suara terkait tindakan represif tersebut.
<p:"Dugaan aksi represif ke massa aksi Surabaya harus diinvestigasi dengan serius dan transparan”, kata salah satu guru besar. “Kita harus memastikan bahwa hak-hak asasi manusia terlindungi dan tindakan represif tersebut tidak terjadi lagi”.
Data menunjukkan bahwa aksi represif tersebut telah menyebabkan beberapa luka-luka dan penangkapan mahasiswa. Para guru besar dan intelektual Indonesia berharap bahwa pemerintah dan aparat penegak hukum akan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.


Komentar