Media Pendidikan – 23 Juni 2026 | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti kemungkinan motor listrik yang akan dihibahkan kepada pemerintah tidak akan membawa dampak positif bagi guru honorer.
Hal ini disebabkan karena pemerintah mungkin akan menggunakan dana dari motor listrik tersebut untuk membayar gaji guru honorer yang belum mendapatkan penghasilan yang cukup.
Anggota DPR menyarankan agar pemerintah harus berhati-hati dalam mengalokasikan dana dari motor listrik tersebut.
Mereka mengatakan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa dana tersebut tidak akan digunakan untuk membayar gaji guru honorer yang sudah mendapatkan penghasilan cukup.
Hal ini untuk mencegah terjadinya peningkatan beban guru honorer yang mungkin akan menyebabkan mereka merasa terpaksa untuk meninggalkan profesinya.
Anggota DPR menekankan bahwa pemerintah harus memprioritaskan kebutuhan guru honorer yang masih belum mendapatkan penghasilan yang cukup.
Mereka mengatakan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa dana dari motor listrik tersebut digunakan untuk membantu mereka.
Hal ini untuk meningkatkan kualitas hidup guru honorer yang masih belum mendapatkan penghasilan yang cukup.


Komentar