Media Pendidikan – 11 Mei 2026 | Maskapai berbiaya rendah Korea Selatan melakukan pemangkasan besar-besaran pada jadwal penerbangannya. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar yang drastis. Sebanyak 900 penerbangan pulang pergi telah dipangkas oleh maskapai-maskapai ini. Selain itu, mereka juga menerapkan kebijakan cuti tanpa gaji bagi karyawan serta langkah-langkah darurat lainnya untuk menghadapi kenaikan biaya operasional.
Kenaikan harga bahan bakar telah menjadi tantangan besar bagi industri penerbangan global. Banyak maskapai yang terpaksa melakukan penyesuaian untuk menghadapi biaya operasional yang meningkat. Dalam beberapa bulan terakhir, harga bahan bakar telah meningkat secara signifikan, sehingga maskapai-maskapai harus mencari cara untuk mengurangi biaya dan tetap kompetitif.
Langkah-langkah yang diambil oleh maskapai Korsel ini merupakan contoh dari upaya industri penerbangan untuk beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah. Dengan memangkas penerbangan dan menerapkan kebijakan cuti tanpa gaji, maskapai-maskapai ini berusaha untuk mengurangi biaya dan tetap menjaga keberlangsungan operasional mereka.


Komentar