Media Pendidikan – 08 Mei 2026 | Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat meninjau langsung progres pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Palembang, Sumatera Selatan. Proyek ini merupakan solusi strategis untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.
“PSEL merupakan solusi strategis untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan. Karena itu, percepatan penyelesaian proyek ini penting agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Jumhur.
Proyek yang berlokasi di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati itu dikembangkan PT Indo Green Power. Dengan kapasitas pengolahan mencapai 1.000 ton sampah per hari menggunakan teknologi Moving Grate Incinerator (MGI). Selain mengurangi timbunan sampah perkotaan, fasilitas seluas 8,2 hektare tersebut juga akan menghasilkan energi listrik hingga 20 MW.
Pemerintah menargetkan fasilitas PSEL Palembang mulai beroperasi secara komersial pada Oktober 2026. Hingga Maret 2026, progres pembangunan fisik proyek tercatat telah mencapai 81,94 persen.
Ia turut menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberhasilan operasional PSEL. Yakni melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber. Menurutnya, kualitas sampah yang telah dipilah akan membuat proses pengolahan menjadi lebih optimal dan efisien.


Komentar