Media Pendidikan – 06 Mei 2026 | Ratusan pelajar dari Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) mengunjungi Istana Merdeka pada Selasa, 5 Mei 2026, untuk bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi generasi muda yang bersemangat menatap masa depan pendidikan nasional.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan sambutan singkat dari pihak Istana, diikuti oleh tur singkat di ruang-ruang utama istana. Selama kunjungan, para pelajar diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait kebijakan pendidikan dan visi Presiden terhadap pemuda Indonesia. Suasana riuh dan penuh semangat menyambut kehadiran Presiden.
Detail Kunjungan
Kelompok FOJB yang terdiri dari lebih dari 300 siswa berasal dari berbagai SMA di seluruh Jawa Barat. Mereka dipimpin oleh koordinator OSIS masing‑masing sekolah yang telah menyiapkan agenda diskusi. Di ruang rapat, Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran siswa dalam pembangunan bangsa, menuturkan bahwa “pendidikan yang bermutu adalah fondasi utama untuk menciptakan generasi yang inovatif dan berdaya saing”.
Seorang siswa perwakilan dari SMA Negeri 1 Bandung mengungkapkan rasa bangganya: “Kami sangat senang dapat bertemu langsung dengan Presiden. Kunjungan ini memberi motivasi baru bagi kami untuk berkontribusi lebih aktif dalam kegiatan sekolah dan masyarakat.”
Selain diskusi, para pelajar juga diberikan kesempatan meninjau koleksi artefak bersejarah yang disimpan di Istana, termasuk foto-foto peristiwa penting kemerdekaan. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa kebangsaan serta menambah pengetahuan sejarah bagi generasi muda.
Data resmi menunjukkan bahwa kunjungan FOJB ke Istana Merdeka merupakan bagian dari program “Kunjungan Edukasi Presiden” yang telah dilaksanakan sejak tahun 2024. Pada tahun sebelumnya, lebih dari 1.200 pelajar dari 15 provinsi telah mengikuti program serupa.
Acara berakhir pada pukul 12.30 WIB dengan foto bersama, di mana Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih atas antusiasme para pelajar. Ia menekankan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, khususnya di daerah‑daerah yang masih membutuhkan perhatian khusus.
Kunjungan ini dipandang sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan antara kepemimpinan negara dengan generasi penerus. Diharapkan, semangat yang ditunjukkan oleh ratusan pelajar FOJB dapat menjadi contoh bagi sekolah‑sekolah lain untuk lebih aktif dalam program edukasi nasional.


Komentar