Media Pendidikan – 27 April 2026 | Bank Jakarta resmi menyalurkan Bantuan Bank Jakarta berupa penunjang pelatihan bagi sahabat disabilitas yang dibina oleh Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YaSDI) pada hari Senin, 22 April 2026, di kantor pusat bank.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi teknis dan non‑teknis peserta pelatihan, sehingga meningkatkan peluang mereka untuk mandiri secara ekonomi dan sosial. Program pelatihan mencakup bidang kewirausahaan, teknologi informasi, serta keterampilan hidup sehari‑hari.
YaSDI, yang telah beroperasi sejak 2005, menampung lebih dari 300 anggota disabilitas di seluruh Indonesia. Melalui kolaborasi dengan Bank Jakarta, Yayasan dapat menyediakan fasilitas pelatihan yang lebih lengkap, termasuk peralatan belajar, modul-modul khusus, serta mentor profesional.
Dalam pelaksanaan, bantuan penunjang pelatihan meliputi penyediaan perangkat keras seperti laptop, tablet, serta perlengkapan adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan masing‑masing peserta. Selain itu, dana tersebut juga dialokasikan untuk biaya instruktur, materi ajar, dan sertifikasi kompetensi.
Para peserta yang telah mengikuti program pelatihan pada fase pertama melaporkan peningkatan kemampuan dalam penggunaan teknologi digital, serta peningkatan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan lingkungan kerja. Salah satu peserta, Rina, menyatakan, “Saya merasa lebih siap mencari pekerjaan karena mendapat pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan saya.”
Bank Jakarta menegaskan bahwa program ini bersifat berkelanjutan dan akan diperluas ke wilayah lain pada kuartal berikutnya. Target jangka menengah mencakup peningkatan jumlah penerima manfaat sebesar 20 persen dalam dua tahun ke depan.
Kerjasama ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada inklusi disabilitas, memperkuat jaringan pendanaan dan pelaksanaan program.
Dengan langkah konkret ini, diharapkan sahabat disabilitas binaan YaSDI dapat meningkatkan kemandirian ekonomi, memperluas akses pendidikan, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat yang lebih inklusif.


Komentar