Nasional
Beranda » Berita » Citra Perantau Jambi, Korban Tabrakan KRL di Bekasi, Dikenang Selalu Ceria

Citra Perantau Jambi, Korban Tabrakan KRL di Bekasi, Dikenang Selalu Ceria

Citra Perantau Jambi, Korban Tabrakan KRL di Bekasi, Dikenang Selalu Ceria
Citra Perantau Jambi, Korban Tabrakan KRL di Bekasi, Dikenang Selalu Ceria

Media Pendidikan – 28 April 2026 | Pada malam Senin, 27 April 2026, kereta api Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Commuterline di Stasiun Bekasi Timur. Insiden menewaskan 15 orang, termasuk Nur Alimantun Citra, mahasiswa semester empat asal Jambi yang menempuh pendidikan di Jakarta. Citra dikenang oleh sahabatnya sebagai sosok yang selalu ceria dan penuh kepedulian.

Citra, 19 tahun, tinggal bersama kakaknya di Tambun, Kabupaten Bekasi, selama menempuh kuliah. Orang tuanya berada di Jambi, sehingga ia biasanya pulang pada libur semester. Teman dekatnya, Catherine (19), menyatakan bahwa Citra senantiasa menanyakan kabar teman-temannya dengan penuh perhatian.

Baca juga:

Riza (21), teman satu kampus, merupakan orang terakhir yang bertemu Citra sebelum tragedi. Mereka berdua berangkat bersama dari kampus, namun harus berpisah di peron Stasiun Jatinegara karena tujuan kereta berbeda. “Kita memang satu kampus, jadi bareng‑bareng pulangnya. Kebetulan tujuan di keretanya sama, cuma beda rute saja,” ujar Riza. Setelah perpisahan, ia tidak mengetahui posisi Citra saat tabrakan terjadi.

Petugas segera mengangkat peti jenazah Citra ke ambulans dan membawanya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk identifikasi. Keluarga korban berencana memulangkan jenazah ke Jambi dan mengadakan pemakaman pada pagi hari berikutnya. “Kalau tadi sempat diomongin, katanya sih korban almarhumah bakal dibawa ke Jambinya itu pagi‑pagi,” ujar Catherine.

Baca juga:

Teman‑teman Citra mengajak publik untuk mendoakan almarhumah. “Aku benar‑benar minta doanya buat almarhumah Nur Alimantun Citra, semoga beliau diterima di tempat terbaik, semoga amal ibadahnya diterima,” tuturnya. Tragedi ini menambah deretan kecelakaan kereta api yang menimpa penumpang di wilayah Jabodetabek, menimbulkan pertanyaan tentang keselamatan jalur komuter.

Sementara penyelidikan masih berlangsung, keluarga, sahabat, dan rekan mahasiswa tetap mengenang Citra sebagai pribadi yang selalu menebarkan keceriaan dan kepedulian. Semangatnya diharapkan menjadi inspirasi bagi mereka yang mengenalnya.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *