Ekonomi
Beranda » Berita » Mendes Ajak BUMN dan Swasta Optimalkan CSR Bangun Desa untuk Pembangunan Desa Tematik

Mendes Ajak BUMN dan Swasta Optimalkan CSR Bangun Desa untuk Pembangunan Desa Tematik

Mendes Ajak BUMN dan Swasta Optimalkan CSR Bangun Desa untuk Pembangunan Desa Tematik
Mendes Ajak BUMN dan Swasta Optimalkan CSR Bangun Desa untuk Pembangunan Desa Tematik

Media Pendidikan – 21 April 2026 | JAKARTA, 21 April 2026 – Menteri Desa dan Penataan Ruang (PDT) Yandri Susanto menggelar acara CSR dan PDB Award 2026 di ibukota, menekankan pentingnya peran BUMN serta sektor swasta dalam mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun desa. Dalam sambutannya, Yandri menegaskan bahwa pemanfaatan CSR harus diarahkan pada pengembangan potensi desa, termasuk desa ekspor dan desa tematik.

Acara tersebut dihadiri pejabat pemerintah, perwakilan perusahaan BUMN, dan pelaku usaha swasta yang memiliki komitmen terhadap tanggung jawab sosial. Yandri menuturkan, “Masih banyak desa memiliki potensi seperti desa ekspor dan desa tematik,” sambil mengajak dunia usaha untuk menggandeng pemerintah dalam memaksimalkan potensi tersebut. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi desa secara merata di seluruh Indonesia.

Baca juga:

Program CSR yang dipromosikan mencakup investasi infrastruktur dasar, pendampingan usaha mikro, serta pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Menteri menekankan bahwa selain aspek ekonomi, CSR harus memperhatikan dampak sosial dan lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Penghargaan dan Dukungan Presiden

Dalam rangka mengapresiasi kontribusi perusahaan, Kemendes PDT memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang berhasil memanfaatkan CSR secara tepat sasaran. Penghargaan ini menyoroti contoh konkret bagaimana dana CSR dapat meningkatkan kapasitas dan kemandirian warga desa melalui program pemberdayaan.

Baca juga:

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini, mengajak dunia usaha memiliki “desa binaan” yang dapat menjadi model pengembangan ekonomi lokal. Kebijakan tersebut sejalan dengan agenda pemerintah untuk mempercepat pembangunan desa secara merata dan mengurangi kesenjangan antar wilayah.

Ketua Indonesia Social Sustainability Forum, Sudarmanto, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyatakan, “Ini salah satu momentum luar biasa dan semoga berjalan dengan baik,” menambahkan harapannya agar kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan swasta dapat terus berlanjut mendukung pembangunan nasional.

Baca juga:

Secara keseluruhan, langkah ini menandai upaya terkoordinasi antara sektor publik dan swasta dalam mengoptimalkan CSR sebagai instrumen pembangunan desa. Dengan fokus pada desa tematik dan ekspor, diharapkan terwujud peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *