Media Pendidikan – 21 April 2026 | Jakarta Pusat kembali menjadi sorotan pecinta kopi setelah Kompas.com meluncurkan walking tour yang menelusuri 13 toko kopi legendaris. Tur ini dimulai dari kawasan Menteng, melintasi area bersejarah, hingga berakhir di Jalan Sabang, menawarkan pengalaman jalan kaki yang sekaligus mengungkap jejak budaya kopi di ibukota.
Rute dan Spot Kopi
Rangkaian tur dibagi menjadi tiga segmen utama. Segmen pertama mengajak peserta mengunjungi tiga kedai klasik di Menteng, yang telah melayani para penikmat kopi sejak era 1950-an. Selanjutnya, peserta berpindah ke kawasan sekitar Lapangan Banteng, dengan empat toko kopi yang dikenal karena citarasa unik dan interior vintage. Bagian akhir menutup perjalanan di Jalan Sabang, tempat lima kedai modern mengusung konsep inovatif, namun tetap menjaga warisan cita rasa tradisional.
Setiap titik pemberhentian dipilih berdasarkan nilai historis dan kualitas biji kopi yang disajikan. Sebagai contoh, Kedai Kopi Oey di Menteng, yang berdiri sejak 1948, masih menyajikan kopi tubruk dengan metode manual press yang diwariskan turun temurun. Di sisi lain, Kedai Kopi Sabang 1919 menawarkan varian single origin dari daerah Jawa Barat, dipadukan dengan teknik latte art yang kekinian.
Data resmi Kompas.com mencatat bahwa total 13 toko kopi terpilih meliputi 7 toko yang berusia lebih dari 30 tahun, sementara sisanya merupakan usaha yang berdiri dalam satu dekade terakhir. Seluruh tur dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu pagi, dengan kapasitas maksimum 25 peserta per kelompok, memastikan pengalaman yang intim dan interaktif.
Peserta juga diberikan materi singkat tentang proses pemanggangan kopi, teknik penyeduhan, serta cerita-cerita di balik tiap tempat. Di akhir tur, mereka diundang untuk menikmati sesi degustasi, membandingkan aroma dan rasa antara kopi tradisional dan specialty coffee yang lebih modern.
Statistik awal menunjukkan antusiasme tinggi, dengan lebih dari 300 pendaftar sejak pengumuman pada awal bulan ini. Sebagian besar peserta berasal dari kalangan milenial yang menggabungkan hobi traveling dan eksplorasi kuliner.
Dengan menyoroti keberagaman rasa dan latar belakang sejarah, walking tour ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian publik terhadap pelestarian warisan kuliner kota. Kompas.com berencana memperluas rute ke wilayah lain di Jakarta pada kuartal berikutnya, menambah daftar toko kopi yang terdaftar menjadi 20.
Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan tentang kopi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antar warga kota yang berbagi kecintaan pada minuman hitam legendaris ini.


Komentar