Media Pendidikan – 02 Juli 2026 | Modifikasi cuaca di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Tangerang, Banten, dilaporkan terhambat dilakukan karena adanya potensi pertumbuhan awan diprakirakan masih rendah. Kepala Balai Besar BMKG Wilayah II, Hartanto, menyatakan bahwa peluang hujan masih kecil dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan hasil monitoring kondisi dinamika atmosfer, potensi hujan masih rendah dalam beberapa hari ke depan. Namun, kondisi tersebut akan terus dipantau secara rutin setiap hari. Modifikasi cuaca dapat dilakukan jika potensi pertumbuhan awan meningkat dan memungkinkan untuk operasi.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana menerjunkan dua unit helikopter water bombing untuk mengatasi pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin yang terjadi sejak Selasa, 30 Juni 2026. Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menyampaikan bahwa salah satu helikopter dikerahkan memiliki kapasitas angkut air hingga 4.000 liter.
Hartanto menjelaskan bahwa “Sampai beberapa hari ke depan peluangnya masih kecil. Sehingga dilakukan upaya lain untuk pemadaman di lokasi,”. Ia juga menambahkan bahwa alternatifnya dengan cara lain melalui penyiraman secara konvensional dan bombing dari helikopter.


Komentar