Media Pendidikan – 26 April 2026 | Kompas Otomotif melaporkan pada 26 April 2026 bahwa Omoda Jaecoo memperkenalkan teknologi Vehicle Parking Device (VPD) yang memungkinkan mobil mencari dan memarkir dirinya sendiri tanpa campur tangan pengemudi. Uji coba dilakukan dalam kondisi perkotaan yang meniru situasi parkir padat, menampilkan kemampuan sistem dalam mengidentifikasi ruang kosong, menavigasi, serta menempatkan kendaraan secara tepat.
Teknologi VPD menggabungkan sensor ultrasonik, kamera 360 derajat, serta algoritma kecerdasan buatan untuk memetakan area parkir. Setelah pengemudi menekan tombol “Parkir Otomatis” pada konsol, mobil akan menilai jarak, menghindari rintangan, dan menyesuaikan kecepatan secara real‑time. Proses ini selesai dalam kurang lebih 30 detik, tergantung ukuran ruang yang tersedia.
Cara Kerja Sistem
Sistem memulai dengan pemindaian laser untuk mendeteksi objek di sekitar kendaraan. Data tersebut kemudian diproses oleh unit kontrol pusat yang mengeksekusi perintah ke sistem pengereman, kemudi, dan throttle. Jika ruang parkir terdeteksi, kendaraan secara perlahan bergerak mundur, menyesuaikan sudut kemudi hingga berada di posisi akhir yang optimal. Selama proses, pengemudi tetap berada di dalam mobil, namun tidak perlu mengendalikan setir atau pedal.
“Teknologi VPD dari Omoda Jaecoo memungkinkan mobil mencari dan parkir sendiri tanpa intervensi pengemudi,” ujar juru bicara resmi Omoda dalam konferensi pers yang diadakan bersamaan dengan demonstrasi di showroom. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen produsen dalam mengintegrasikan fitur autonomous driving level rendah ke dalam kendaraan mass‑market.
Data teknis yang dirilis menunjukkan bahwa sensor dapat mendeteksi objek hingga jarak 2,5 meter dengan akurasi 95 persen. Sistem juga dilengkapi dengan fallback manual, yang memungkinkan pengemudi mengambil alih bila kondisi lingkungan tidak mendukung, misalnya cuaca buruk atau permukaan jalan licin.
Uji coba menyoroti keunggulan VPD dalam mengurangi waktu pencarian tempat parkir, yang selama ini menjadi salah satu keluhan utama pengguna mobil di kota besar. Menurut survei Kompas Otomotif, rata‑rata pengemudi menghabiskan 12 menit per hari untuk mencari tempat parkir. Dengan valet parking otomatis, potensi penghematan waktu dapat mencapai 70 persen.
Pengujian juga mencatat bahwa konsumsi bahan bakar tidak mengalami peningkatan signifikan karena proses parkir otomatis dilakukan pada kecepatan rendah dan dengan kontrol mesin yang optimal. Hal ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang peduli pada efisiensi energi.
Pengembangan VPD masih dalam tahap iterasi, dan Omoda berencana untuk meluncurkan versi produksi pada akhir tahun 2026. Produsen menargetkan integrasi fitur ini ke dalam seluruh varian Jaecoo, termasuk model listrik yang akan datang.
Secara keseluruhan, demonstrasi valet parking otomatis Omoda Jaecoo menandai langkah penting menuju kendaraan yang lebih cerdas dan ramah pengguna. Pengalaman parkir yang lebih cepat dan minim stres berpotensi meningkatkan adopsi mobil pintar di Indonesia, khususnya di kawasan metropolitan yang padat.


Komentar