Nasional
Beranda » Berita » TNI AD Buka 7.217 Situs Air Bersih Sejak 2020, Katakan Kepala Staf Maruli Simanjuntak

TNI AD Buka 7.217 Situs Air Bersih Sejak 2020, Katakan Kepala Staf Maruli Simanjuntak

TNI AD Buka 7.217 Situs Air Bersih Sejak 2020, Katakan Kepala Staf Maruli Simanjuntak
TNI AD Buka 7.217 Situs Air Bersih Sejak 2020, Katakan Kepala Staf Maruli Simanjuntak

Media Pendidikan – 30 April 2026 | Komando Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengumumkan bahwa sejak tahun 2020 mereka telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 7.217 situs penyedia air bersih di seluruh wilayah Indonesia. Pengumuman ini disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, dalam sebuah konferensi pers yang menekankan komitmen militer terhadap kesejahteraan masyarakat sipil.

Program penyediaan air bersih ini merupakan bagian dari inisiatif jangka panjang TNI AD untuk memperkuat infrastruktur dasar, khususnya di daerah terpencil dan kawasan yang belum terjangkau jaringan distribusi air publik. Dimulai pada awal 2020, proyek ini melibatkan kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga non‑pemerintah, serta partisipasi aktif prajurit yang ditempatkan di wilayah operasional mereka.

Baca juga:

Hingga akhir April 2024, total situs yang berhasil diaktifkan mencapai 7.217, mencakup sumur bor, instalasi penjernih, serta titik distribusi air minum yang tersebar di lebih dari 30 provinsi. Sebagian besar lokasi berada di daerah pedesaan, gunung, dan pulau-pulau kecil yang sebelumnya mengandalkan sumber air tidak layak atau harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih.

“Kami berkomitmen menyediakan air bersih bagi masyarakat, terutama di wilayah yang paling membutuhkan,” ujar Jenderal Maruli Simanjuntak. “Setiap situs yang kami buka bukan hanya sekadar fasilitas, melainkan harapan baru bagi ribuan keluarga untuk hidup lebih sehat dan produktif.”

Baca juga:

Ke depan, TNI AD menargetkan penambahan sekitar 1.500 situs baru dalam dua tahun ke depan, dengan fokus pada wilayah yang masih teridentifikasi sebagai zona rawan kekurangan air. Pemerintah menyiapkan anggaran tambahan dan memperkuat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan keberlanjutan operasional dan pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun.

Upaya ini menegaskan peran strategis TNI AD tidak hanya dalam pertahanan negara, tetapi juga dalam pembangunan sosial‑ekonomi. Dengan memperluas jaringan air bersih, militer berupaya memperkuat kepercayaan publik serta mendukung pencapaian target Sustainable Development Goal (SDG) 6 tentang ketersediaan dan pengelolaan air bersih yang berkelanjutan.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *