Media Pendidikan – 22 April 2026 | Jakarta, 22 April 2026 – Pada peringatan Hari Kartini, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menggelar acara silaturahmi bersama Siti Rohmi, tokoh perempuan terkemuka di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang dilaksanakan di kantor cabang Partai Perindo NTB ini menandai langkah strategis partai untuk memperkuat konsolidasi politik di wilayah tersebut sekaligus menegaskan komitmen memperluas partisipasi perempuan dalam proses demokrasi.
Acara dimulai dengan sambutan Ketua Umum Partai Perindo yang menekankan pentingnya sinergi antara partai dan tokoh masyarakat dalam menghadapi tantangan politik menjelang pemilihan umum mendatang. Ia menambahkan bahwa kehadiran Siti Rohmi pada momentum Hari Kartini tidak lepas dari upaya partai untuk mengangkat aspirasi perempuan secara lebih nyata.
Fokus pada Pemberdayaan Perempuan
Dalam kesempatan yang sama, Siti Rohmi menyampaikan pandangannya tentang peran perempuan dalam politik daerah. “Kami berkomitmen membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan,” ujar Siti Rohmi, menegaskan bahwa partai harus menjadi wadah yang inklusif bagi semua kalangan. Pernyataan tersebut selaras dengan semangat Kartini yang selama ini menjadi simbol perjuangan hak perempuan di Indonesia.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas agenda konkrit untuk memperkuat jaringan partai di kabupaten dan kota di NTB. Rencana aksi mencakup pelatihan kepemimpinan bagi kader perempuan, pembentukan forum diskusi kebijakan, serta kampanye sosialisasi program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan perempuan dan keluarga.
Para hadirin menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai bahwa sinergi antara Partai Perindo dan tokoh perempuan seperti Siti Rohmi dapat menjadi katalisator perubahan politik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Beberapa kader muda partai menambahkan bahwa mereka siap berkontribusi dalam upaya memperluas basis dukungan melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan ekonomi.
Acara silaturahmi berakhir dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama untuk melanjutkan kerja sama yang lebih erat. Kedepannya, Partai Perindo berencana menggelar serangkaian pertemuan serupa di provinsi lain, menyesuaikan dengan karakteristik lokal masing‑masing, guna memastikan inklusivitas dan keberlanjutan program pemberdayaan perempuan.
Dengan menempatkan Hari Kartini sebagai momentum strategis, Partai Perindo berharap dapat memobilisasi dukungan luas, terutama dari kalangan perempuan, untuk memperkuat posisi partai di NTB menjelang pemilihan legislatif berikutnya. Upaya konsolidasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan basis elektoral, tetapi juga memberi dampak positif pada kebijakan publik yang lebih berpihak pada kepentingan perempuan.


Komentar