Media Pendidikan – 03 Juli 2026 | Perang di Ukraina telah mengubah perilaku satwa liar di sekitarnya. Peneliti menemukan sarang burung yang terbuat dari sisa kabel serat optik drone di dekat garis depan pertempuran.
Kabel serat optik ini banyak digunakan oleh pasukan Ukraina dan Rusia untuk memandu drone tempur agar kebal dari gangguan sinyal elektronik. Sisa-sisa kabel kini berserakan menyelimuti pepohonan, ladang, hingga atap bangunan di wilayah konflik.
Yana Hrynko, peneliti senior di Museum Perang Kyiv, menjelaskan bahwa temuan sarang burung yang terbuat dari campuran rumput kering dan kabel serat optik ini menunjukkan bagaimana alam beradaptasi di tengah modernisasi konflik. "Objek seperti sarang burung dengan pecahan serat optik ini menunjukkan perubahan dalam karakteristik perang," kata Hrynko.
Peneliti saat ini belum mengetahui spesies burung apa yang merajut sarang-sarang tersebut. Untuk memecahkan misteri ini, salah satu sarang dikirim ke Belanda untuk dianalisis oleh Auke-Florian Hiemstra, seorang ahli biologi asal Leiden yang mendalami material sarang buatan.
Tim peneliti berencana melacak sisa-sisa DNA yang tertinggal pada sarang untuk mengidentifikasi spesiesnya. Menurut Hiemstra, penggunaan material sisa perang ini memiliki dampak ganda bagi kelangsungan hidup burung. Di satu sisi, kabel serat optik yang tajam dan panjang berisiko menjerat tubuh burung hingga menyebabkan cedera. Namun di sisi lain, serat optik yang kuat berpotensi membuat struktur sarang menjadi lebih kokoh dari badai.


Komentar