Nasional
Beranda » Berita » Rumah Pahlawan Nasional Prof Sardjito di Jogja Siap Dijual, Kerabat Harap Jadi Museum

Rumah Pahlawan Nasional Prof Sardjito di Jogja Siap Dijual, Kerabat Harap Jadi Museum

Rumah Pahlawan Nasional Prof Sardjito di Jogja Siap Dijual, Kerabat Harap Jadi Museum
Rumah Pahlawan Nasional Prof Sardjito di Jogja Siap Dijual, Kerabat Harap Jadi Museum

Media Pendidikan – 15 Mei 2026 | Rumah bergaya Indische milik Pahlawan Nasional Prof Sardjito di Yogyakarta siap dijual. Kerabat pahlawan ini berharap rumah tersebut dapat dijadikan museum atau digunakan sebagai rumah dinas Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) atau Universitas Islam Indonesia (UII). Menurut informasi yang ada, rumah milik Prof Sardjito ini memiliki nilai historis yang tinggi, karena pahlawan nasional ini pernah menjabat sebagai Rektor UGM.

Dalam beberapa tahun terakhir, rumah milik Prof Sardjito ini telah menjadi sumber perdebatan antara kerabat pahlawan nasional ini dan pihak UGM. Kerabat Prof Sardjito berharap rumah tersebut dapat dijadikan museum, sedangkan pihak UGM ingin membelinya untuk digunakan sebagai rumah dinas Rektor.

Baca juga:

Rumah milik Prof Sardjito ini memiliki luas sekitar 1.000 meter persegi dan terletak di jantung kota Yogyakarta. Rumah ini memiliki nilai historis yang tinggi karena Prof Sardjito pernah menjabat sebagai Rektor UGM dan juga telah menjadi tempat tinggal pahlawan nasional ini selama beberapa tahun.

Kerabat Prof Sardjito berharap rumah tersebut dapat dijadikan museum, sehingga nilai historis dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya dapat disimpan dan dilestarikan. Mereka juga berharap rumah tersebut dapat digunakan sebagai tempat pelatihan dan pendidikan bagi generasi muda.

Baca juga:

Belum jelas apa yang akan terjadi dengan rumah milik Prof Sardjito ini, namun kerabat pahlawan nasional ini akan terus berjuang untuk menjaga nilai historis dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Sebagai informasi, rumah milik Prof Sardjito ini telah menjadi sumber perdebatan antara kerabat pahlawan nasional ini dan pihak UGM selama beberapa tahun terakhir. Pihak UGM telah beberapa kali mengajukan tawaran untuk membeli rumah tersebut, namun kerabat Prof Sardjito menolaknya.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *