Media Pendidikan – 09 Mei 2026 | Qatar kembali mencoba mengirim gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) melalui Selat Hormuz setelah beberapa hari terakhir terjadi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
Konflik antara Iran dan AS telah memicu kekhawatiran akan keselamatan lalu lintas di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur pelayaran paling sibuk di dunia.
Qatar, yang merupakan salah satu produsen LNG terbesar di dunia, telah mengirimkan beberapa kapal tanker LNG melalui Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.
Iran telah melancarkan serangan balasan terhadap kapal tanker AS di Selat Hormuz, yang telah memicu kekhawatiran akan konflik lebih lanjut.
Qatar telah mengatakan bahwa akan terus mengirimkan LNG melalui Selat Hormuz, tetapi akan meningkatkan keselamatan dan keamanan kapal tanker-nya.
Qatar telah mengirimkan lebih dari 70 juta ton LNG melalui Selat Hormuz setiap tahunnya.
Konflik di Selat Hormuz telah memicu kekhawatiran akan keselamatan global dan harga LNG.
Qatar telah mengatakan bahwa akan terus bekerja sama dengan negara-negara lain untuk menjaga keselamatan dan keamanan lalu lintas di Selat Hormuz.


Komentar