Media Pendidikan – 09 Mei 2026 | KTT ASEAN ke-48 telah menghasilkan kesepakatan penting bahwa ketahanan energi dan pangan merupakan hal paling dasar di kawasan ini. Menurut Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, fokus utama dari kesepakatan ini adalah untuk memastikan ketersediaan energi dan pangan yang cukup untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kawasan ASEAN.
“Kita harus memastikan bahwa kita memiliki energi dan pangan yang cukup untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kawasan ASEAN,” kata Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.
Kesepakatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kerja sama di antara negara-negara ASEAN dalam bidang energi dan pangan, serta mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di kawasan ini.
Data menunjukkan bahwa kawasan ASEAN memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi energi dan pangan, dengan total populasi lebih dari 640 juta orang dan luas wilayah yang cukup besar. Namun, kawasan ini juga menghadapi tantangan besar dalam hal keamanan energi dan pangan, sehingga kesepakatan ini diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan tersebut.


Komentar