Ekonomi
Beranda » Berita » Purbaya ke China: Menteri Keuangan Tolak Gantungkan Nasib RI pada Dolar AS

Purbaya ke China: Menteri Keuangan Tolak Gantungkan Nasib RI pada Dolar AS

Purbaya ke China: Menteri Keuangan Tolak Gantungkan Nasib RI pada Dolar AS
Purbaya ke China: Menteri Keuangan Tolak Gantungkan Nasib RI pada Dolar AS

Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Indonesia, menegaskan sikapnya untuk tidak menjadikan dolar Amerika Serikat sebagai satu‑satunya penentu nasib ekonomi negara. Pada kesempatan yang sama, beliau mengumumkan rencana kunjungan kerja ke China yang dijadwalkan pada bulan depan.

Dalam pernyataannya, Purbaya menolak kebijakan yang terlalu bergantung pada nilai tukar dolar AS, mengingat dinamika pasar global yang dapat menimbulkan risiko bagi stabilitas ekonomi domestik. Ia menekankan pentingnya diversifikasi dan pencarian alternatif kebijakan yang lebih adaptif terhadap kondisi regional.

Baca juga:

Kunjungan kerja ke China direncanakan akan mencakup pertemuan dengan pejabat terkait, diskusi tentang kerja sama ekonomi, serta eksplorasi peluang investasi yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. Waktu pelaksanaan dijadwalkan pada bulan depan, menandai langkah konkret dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang keuangan.

“Saya menolak mengaitkan kebijakan moneter Indonesia dengan fluktuasi dolar AS, karena kami berkomitmen pada kebijakan yang independen dan berimbang,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa dalam pernyataannya.

Baca juga:

Langkah Purbaya untuk terbang ke China diharapkan membuka ruang dialog lebih luas dengan mitra ekonomi utama Asia. Dengan mengedepankan pendekatan yang tidak terpusat pada satu mata uang, Indonesia berupaya menjaga kestabilan nilai tukar dan memperkuat posisi tawar dalam perdagangan internasional.

Ke depan, hasil pertemuan di China akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan keuangan yang lebih resilient. Purbaya menutup dengan harapan bahwa kunjungan ini akan menghasilkan sinergi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *