Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak dinamis pada Kamis, 7 April 2026 setelah menutup perdagangan pada hari Rabu dengan kenaikan tipis 0,5 persen ke level 7.092. Meskipun indeks naik, investor asing masih mencatat penjualan bersih sebesar Rp484 miliar, dengan saham BMRI, BRPT, BBCA, CUAN, dan TPIA menjadi yang paling banyak dijual.
Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, mengindikasikan bahwa IHSG dapat menguji zona resistansi 7.100‑7.150. “Jika gagal menembus level tersebut, IHSG berpotensi terkoreksi kembali ke kisaran 6.850‑7.000,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa level support terkuat berada di antara 6.950‑7.000, sementara resistansi berada pada rentang 7.100‑7.150.
Sementara itu, pasar saham global menunjukkan penguatan pada penutupan perdagangan Rabu, 6 Mei 2026, didorong oleh sentimen positif setelah perkembangan terbaru dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Indeks S&P 500 melonjak 1,46 persen, Nasdaq Composite naik 2,02 persen, dan Dow Jones Industrial Average meningkat 1,24 persen. Optimisme ini dipicu oleh harapan kesepakatan damai antara Washington dan Teheran, meskipun Presiden AS Donald Trump mengingatkan bahwa kesepakatan belum pasti dan risiko eskalasi tetap tinggi.
Di kawasan Asia‑Pasifik, indeks saham utama juga mencatat kenaikan. Indeks Kospi Korea Selatan mencapai rekor tertinggi dengan lonjakan 6,45 persen, meski Kosdaq turun 0,29 persen. Hang Seng Hong Kong menguat 1,22 persen, Taiex Taiwan naik 0,91 persen, dan ASX 200 Australia melesat 1,30 persen. Saham-saham teknologi unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masing‑masing mencatat kenaikan lebih dari 14 persen dan 10 persen, menambah dukungan bagi sentimen bullish regional.
Namun, analis menekankan bahwa koreksi tetap mungkin terjadi jika IHSG tidak berhasil menembus level resistansi yang ditetapkan. Dengan tekanan jual asing yang masih signifikan dan ketidakpastian geopolitik yang belum terpecahkan, para pelaku pasar disarankan untuk memperhatikan level support 6.950‑7.000 sebagai titik belok potensial. Pada saat yang sama, optimisme global dapat memberikan ruang pergerakan positif, asalkan dinamika politik tidak mengganggu arus likuiditas.


Komentar