Nasional
Beranda » Berita » Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Tekankan Harmoni dan Toleransi

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Tekankan Harmoni dan Toleransi

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Tekankan Harmoni dan Toleransi
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Tekankan Harmoni dan Toleransi

Media Pendidikan – 18 April 2026 | Jakarta, 17 April 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu Indonesia dalam rangka perayaan Dharma Santi 2026. Pesan yang disampaikan lewat video resmi Sekretariat Presiden menekankan pentingnya menjaga keharmonisan, kedamaian, dan persatuan pasca Nyepi.

Dalam video berdurasi tiga menit yang ditayangkan pada kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Prabowo menegaskan bahwa Dharma Santi bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan filosofi “Tat Twam Asi” yang berarti “Engkau adalah aku”, sebagai landasan moral bangsa yang menekankan saling menghormati dan keseimbangan.

Baca juga:

“Dharma Santi adalah momentum untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai‑nilai dharma dalam kehidupan kita,” ujar Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa nilai tersebut selaras dengan semangat gotong‑royong yang menjadi jati diri Indonesia. Menurutnya, keberagaman dan toleransi menjadi kekuatan utama negara kepulauan ini, meski perbedaan tetap ada, “kita tetap satu”.

Presiden juga menyoroti peran umat Hindu dalam menjaga stabilitas sosial. “Saya percaya, umat Hindu Indonesia telah dan akan terus menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial, persatuan nasional,” kata Prabowo. Ia mengajak seluruh umat Hindu untuk terus bersyukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa, serta menegaskan pentingnya Tri Hita Karana – tiga prinsip yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Baca juga:

Pesan tersebut disampaikan pada hari Jumat, 17 April 2026, menjelang akhir rangkaian perayaan Nyepi yang berlangsung selama 24 jam hening. Pemerintah menargetkan agar setiap wilayah provinsi dapat melaksanakan peringatan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa umat Hindu di Indonesia berjumlah sekitar 4,5 juta orang, tersebar di provinsi Jawa Barat, Bali, dan Nusa Tenggara.

Dengan menekankan nilai toleransi, Prabowo berharap peringatan Dharma Santi 2026 dapat menjadi contoh bagi seluruh bangsa dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, serta mandiri. Ia mengakhiri pesannya dengan ajakan untuk terus memelihara persatuan, memperkuat kerja sama, dan berkontribusi pada pembangunan nasional.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *