Media Pendidikan – 17 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto mengatakan aset Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menjadi yang terbesar keenam di dunia dengan total aset kelolaan mencapai USD 1.000 miliar. Menurutnya, jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain, posisi Indonesia bahkan sudah berada di peringkat lima besar dunia.
"Aset yang kita kelola sekarang 1.000 miliar dolar aset. Saudara-saudara, kita sekarang ya satu dua tiga kelima, kalau di sini kita kelima di dunia," kata Prabowo dalam Peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5).
Prabowo pun membandingkan sejumlah aset sovereign wealth fund negara lain yang telah lebih dahulu berdiri, seperti Abu Dhabi yang dibentuk pada 1976, China pada 1997 dan 2007 melalui CIC, serta Norwegia pada 1990 yang hingga kini menjadi badan pengelola investasi terbesar di dunia.
Prabowo menilai pencapaian tersebut menunjukkan potensi besar Indonesia. Ia meminta masyarakat tidak menilai hasil kinerja Danantara dalam waktu singkat, melainkan melihat dampaknya dalam 10 hingga 20 tahun ke depan.
"Saudara akan lihat apa yang kita buat tahun ‘25, tahun ‘26 ini. Jangan sekarang, jangan (tahun) ‘29. 20 tahun lagi saudara nilai apa yang kita buat hari ini (dengan Danantara)," ucap Prabowo.


Komentar