Daerah
Beranda » Berita » Polri Gowa Temukan Anak Hilang dalam Waktu Singkat Berkat Call Center 110

Polri Gowa Temukan Anak Hilang dalam Waktu Singkat Berkat Call Center 110

Polri Gowa Temukan Anak Hilang dalam Waktu Singkat Berkat Call Center 110
Polri Gowa Temukan Anak Hilang dalam Waktu Singkat Berkat Call Center 110

Media Pendidikan – 08 April 2026 | Gowa, Sulawesi Selatan – Sebuah kasus anak hilang yang menggemparkan warga Gowa berakhir bahagia berkat respons cepat kepolisian setempat. Pada Senin (6/4/2026), seorang bocah berusia 7 tahun dilaporkan menghilang dari rumahnya di Kelurahan Bonto Tiro. Orang tua korban segera menghubungi Call Center 110 Polres Gowa, yang kemudian memobilisasi tim penyidik, satpol, dan relawan masyarakat untuk melakukan pencarian intensif.

Call Center 110 Polres Gowa, yang berlokasi di kantor polisi, menerima laporan pada pukul 17.00 WIB. Petugas call center langsung mencatat data lengkap, termasuk foto anak, deskripsi pakaian, dan titik terakhir kali terlihat. Data tersebut langsung disalurkan ke unit operasional yang berada di lapangan.

Baca juga:

Tim penyidik yang dipimpin Komisaris Polisi (Kompol) Rudi Hartono mengerahkan dua mobil patroli, satu helikopter, serta unit K9 untuk memperluas area pencarian. Selain itu, polisi juga mengaktifkan jaringan sosial media resmi Polri serta meminta bantuan warga setempat untuk melaporkan temuan apa pun yang mencurigakan.

Selama proses pencarian, sejumlah warga bergabung secara sukarela, membentuk barisan pencarian di sekitar kawasan perumahan dan kebun. Relawan menggunakan lampu senter, teropong, dan bahkan anjing pelacak yang terlatih. Upaya kolaboratif ini menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menangani kasus darurat.

Setelah hampir tiga jam pencarian, helikopter yang dilengkapi kamera inframerah berhasil mendeteksi sosok anak yang bersembunyi di antara semak‑semak tebal di sebuah kebun sayur di Jalan Bonto Tiro. Tim K9 segera mengejar dan menemukan bocah tersebut dalam keadaan selamat, hanya sedikit lelah dan basah karena hujan ringan yang turun pada saat itu.

Polisi langsung membawa anak tersebut ke pos polisi terdekat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan verifikasi identitas. Dokter medis Polres Gowa memastikan tidak ada luka serius, hanya saja anak tersebut mengalami stres ringan. Setelah mendapatkan perawatan pertama, anak tersebut langsung dikembalikan kepada orang tuanya di kediaman mereka.

Baca juga:

Reaksi orang tua tak terhingga. “Kami sangat bersyukur kepada polisi, terutama tim call center 110 yang cepat menanggapi, serta warga yang membantu. Tanpa mereka, kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada anak kami,” ujar Bapak Ahmad dengan mata berkaca‑kaca.

Kompol Rudi Hartono menegaskan pentingnya peran Call Center 110 dalam mempercepat alur informasi dan koordinasi. Ia menambahkan, “Setiap panggilan yang masuk kami tangani dengan prosedur standar, namun kecepatan respons sangat bergantung pada kesiapan personel di lapangan. Kasus ini membuktikan bahwa sinergi antara unit pusat dan unit operasional dapat menyelamatkan nyawa. Kami terus mengoptimalkan sistem untuk memastikan tidak ada lagi kasus serupa yang berlarut‑larut.”

Pihak Polres Gowa juga mengimbau masyarakat untuk selalu melaporkan kejadian darurat melalui nomor 110, serta memberikan informasi selengkap‑lengkapnya. Hal ini penting agar petugas dapat melakukan analisis cepat dan menyiapkan sumber daya yang diperlukan.

Kasus anak hilang ini menjadi contoh konkret keberhasilan penerapan teknologi dan layanan publik modern di tingkat daerah. Call Center 110, yang dilengkapi dengan sistem basis data terintegrasi, mampu menyimpan foto, riwayat panggilan, serta memetakan lokasi secara real‑time. Integrasi ini mempercepat proses pencarian dan meminimalisir waktu respons.

Baca juga:

Secara umum, respons cepat polisi di Gowa ini diharapkan menjadi model bagi wilayah lain di Indonesia. Pemerintah daerah Sulawesi Selatan berencana untuk memperluas jaringan call center serupa di kabupaten lain, dengan harapan meningkatkan keamanan dan kepedulian sosial secara menyeluruh.

Dengan selesainya kasus ini, masyarakat Gowa kembali merasakan rasa aman dan kepercayaan terhadap institusi kepolisian. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras petugas, dukungan teknologi, serta partisipasi aktif warga. Diharapkan sinergi tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi standar pelayanan publik di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *