Nasional
Beranda » Berita » PKB Tegaskan Kaderisasi sebagai “Jantung” Partai, Tekankan Peningkatan Kualitas untuk Pemilu 2029

PKB Tegaskan Kaderisasi sebagai “Jantung” Partai, Tekankan Peningkatan Kualitas untuk Pemilu 2029

PKB Tegaskan Kaderisasi sebagai “Jantung” Partai, Tekankan Peningkatan Kualitas untuk Pemilu 2029
PKB Tegaskan Kaderisasi sebagai “Jantung” Partai, Tekankan Peningkatan Kualitas untuk Pemilu 2029

Media Pendidikan – 11 April 2026 | Wakil Ketua Umum DPP PKB, M. Hanif Dhakiri, menegaskan bahwa kaderisasi adalah fondasi utama kekuatan partai pada acara Halal Bihalal dan Penghargaan Kaderisasi yang diselenggarakan di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat 10 April 2026. Ia menyebut proses pembentukan kader sebagai “jantung” yang menentukan kehidupan dan pergerakan partai politik.

Kaderisasi sebagai Kekuatan Elektoral

Hanif menyoroti bahwa selama ini kaderisasi sering dipandang sebagai kerja politik yang tidak terlihat karena bersifat sunyi. Ia mengungkapkan bahwa hingga kini terdapat 145 ribu alumni kaderisasi secara nasional, yang hasilnya mulai tampak pada malam hari tersebut. Menurutnya, kualitas kader secara langsung memengaruhi kekuatan elektoral PKB. Ia memperkirakan bahwa Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) dapat menyumbang sekitar 21 kursi DPR RI pada pemilihan 2028 jika program berjalan konsisten.

Baca juga:

Fokus pada Kualitas, Bukan Sekadar Kuantitas

Hanif menegaskan bahwa tujuan utama bukan sekadar menambah suara, melainkan mencetak kader yang mampu menjadi pemimpin visioner. Ia mengingat arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), untuk “naik kelas” baik dalam cara berpikir maupun cara kerja. Menurutnya, pergeseran dari pola reaktif ke pola visioner menjadi kunci bagi partai untuk tetap relevan di tengah dominasi generasi muda sebagai pemilih.

Pencapaian Program Kaderisasi 2025‑2026

Ketua LKN DPP PKB, Zainul Munasichin, melaporkan capaian signifikan selama hampir satu tahun terakhir. Secara nasional, telah dilaksanakan 1.560 angkatan kaderisasi dengan total 144.872 peserta. Program Pendidikan Kader Penggerak Bangsa yang dipimpin oleh 68 anggota DPR RI menghasilkan 58 angkatan dan 8.181 peserta. Di tingkat daerah, Sekolah Kader Perubahan yang digelar oleh anggota DPRD mencatat 900 angkatan dengan 68.401 peserta, menjadikannya program terbesar dalam hal jumlah peserta. Selain itu, Pendidikan Kader Loyalis di tingkat DPC dan enam badan partai menghasilkan 241 angkatan dengan 28.850 peserta.

Baca juga:

Strategi ke Depan dan Tantangan

Hanif menekankan bahwa kaderisasi harus menjadi proses pembentukan karakter, penanaman nilai, serta disiplin politik, bukan sekadar pelatihan teknis. Ia mengajak seluruh jajaran partai untuk tidak cepat puas dengan capaian saat ini dan menjadikan penghargaan kaderisasi sebagai titik tolak peningkatan kinerja. Rekrutmen kader muda dan perempuan menjadi prioritas dalam strategi menghadapi Pemilu 2029. Selain target kursi legislatif, PKB juga menargetkan Gus Muhaimin sebagai calon Presiden atau Wakil Presiden pada pemilihan mendatang.

Secara keseluruhan, PKB menegaskan bahwa kaderisasi adalah jalan utama untuk menjaga identitas, keberlanjutan, dan pertumbuhan partai. Dengan memperkuat kualitas kader, partai berharap tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu memperluas pengaruhnya dan mencapai tujuan politik jangka panjang.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *