Media Pendidikan – 14 Juni 2026 | Saat membeli asuransi mobil, banyak pemilik kendaraan dihadapkan pada dua pilihan utama, yakni Comprehensive (all risk) atau Total Loss Only (TLO). Keduanya sama-sama memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko, namun memiliki cakupan yang berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Iwan Pranoto, menjelaskan bahwa pemilihan jenis asuransi sebaiknya mempertimbangkan profil penggunaan kendaraan, usia mobil, hingga kemampuan finansial pemiliknya.
“Asuransi kendaraan pada dasarnya terbagi dalam dua skema utama, yaitu comprehensive dan total loss only, yang masing-masing memiliki cakupan perlindungan berbeda sesuai kebutuhan konsumen,” kata Iwan kepada kumparan, Selasa (9/6/2026).
Pada skema Comprehensive atau yang sering disebut All Risk, perlindungan yang diberikan mencakup kerusakan ringan hingga berat. Artinya, kerusakan kecil seperti baret, penyok akibat tersenggol kendaraan lain, hingga kerusakan yang lebih besar dapat diajukan klaim selama masuk dalam risiko yang dijamin.
“Comprehensive memberikan perlindungan yang lebih luas karena mencakup kerusakan sebagian hingga total akibat berbagai risiko yang dijamin,” ujarnya.
Sementara itu, asuransi TLO memiliki cakupan perlindungan yang lebih terbatas. Jenis asuransi ini umumnya hanya memberikan ganti rugi apabila kendaraan mengalami kerusakan total atau hilang akibat pencurian.
“Total Loss Only hanya menanggung kerugian besar, seperti kehilangan atau kerusakan dengan nilai perbaikan yang sangat tinggi,” jelasnya.
“Perlindungan untuk mobil itu atas kerugian total loss accident biaya perbaikan lebih dari 75 persen dari nilai kendaraan dan total loss stollen. Biaya perbaikannya ya yang 75 persen bukan banyaknya kerusakan, biasanya suka salah kaprah,” tegasnya.
Dengan kata lain, apabila biaya perbaikan kendaraan akibat kecelakaan melebihi 75 persen dari nilai kendaraan saat itu, maka kondisi tersebut dapat masuk kategori total loss. Selain itu, kehilangan kendaraan akibat pencurian juga termasuk dalam perlindungan TLO.
Meski sama-sama memberikan perlindungan terhadap risiko seperti tabrakan, benturan, tergelincir, hingga pencurian, perbedaan utama keduanya terletak pada luasnya kerusakan yang ditanggung.
Seperti contoh, mobil yang mengalami lecet atau penyok ringan akibat insiden parkir umumnya masih bisa diajukan klaim melalui asuransi Comprehensive. Namun pada asuransi TLO, kerusakan seperti itu biasanya tidak termasuk dalam cakupan perlindungan.
Jadi, asuransi mobil comprehensive atau TLO? Lalu, mana yang lebih cocok dipilih?
Secara umum, asuransi Comprehensive lebih cocok bagi pemilik mobil yang menggunakan kendaraannya setiap hari, sering beraktivitas di area padat, atau menginginkan perlindungan yang lebih menyeluruh terhadap berbagai risiko kerusakan.
Sementara itu, asuransi TLO dapat menjadi pilihan bagi pemilik kendaraan yang berusia lebih tua, atau konsumen yang menginginkan perlindungan dasar terhadap risiko kehilangan maupun kerusakan berat dengan biaya premi yang biasanya lebih terjangkau.


Komentar