Ekonomi
Beranda » Berita » Pertamina Diminta Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Diminta Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Diminta Turunkan Harga Pertamax
Pertamina Diminta Turunkan Harga Pertamax

Media Pendidikan – 27 Juni 2026 | PT Pertamina (Persero) kembali menjadi sorotan publik setelah Komisaris Utama Mochamad Iriawan meminta jajarannya untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, Pertamax, pada bulan Juli 2026.

‘Kita tidak ingin biaya operasional meningkat, tapi kita juga tidak ingin biaya hidup masyarakat meningkat,’ ujar Iriawan dalam sebuah kesempatan.

Baca juga:

Penurunan harga Pertamax ini tidak hanya diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat, tapi juga dapat meningkatkan daya saing industri di Indonesia. Dengan harga yang lebih kompetitif, industri dapat meningkatkan produksi dan meningkatkan ekspor.

Selain itu, penurunan harga Pertamax juga dapat membantu meningkatkan pendapatan negara melalui pajak BBM. Pajak BBM merupakan salah satu sumber pendapatan utama negara, dan penurunan harga Pertamax dapat meningkatkan jumlah pajak yang dapat diperoleh.

Baca juga:

Dalam beberapa tahun terakhir, harga Pertamax telah meningkat secara signifikan. Pada tahun 2022, harga Pertamax ratarata mencapai Rp 8.500 per liter. Namun, pada tahun 2026, harga Pertamax telah mencapai Rp 12.000 per liter.

Penurunan harga Pertamax ini juga dapat membantu meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Dengan harga yang lebih kompetitif, Indonesia dapat meningkatkan ekspor dan meningkatkan pendapatan negara.

Baca juga:

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *