Media Pendidikan – 05 April 2026 | Sabtu, 4 April 2026, Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi duel sengit pekan ke-26 Liga Super 2025/26 antara Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang. Kedua tim memasuki laga dengan ambisi masing-masing; Persebaya menargetkan poin krusial untuk mengamankan posisi lima besar, sementara Persita berupaya menutup celah poin agar tetap berada di zona aman. Atmosfer stadion dipenuhi sorak sorai pendukung, menambah tekanan pada kedua sisi lapangan.
Sejak peluit awal, intensitas permainan langsung terasa tinggi. Persita membuka serangan pada menit ke-13 melalui Ahmad Nur Hardianto yang mencoba mengancam gawang Persebaya, namun tembakannya meleset tanpa mengganggu jaringan. Menanggapi tekanan itu, Persebaya menampilkan aksi balik cepat pada menit ke-16 ketika Mihailo Perovic meluncurkan tembakan keras yang memaksa kiper Igor Rodrigues bekerja ekstra di bawah mistar gawang lawan. Selama babak pertama, Persebaya menguasai bola lebih dominan, mencatat lima tembakan, dua di antaranya tepat sasaran, sedangkan Persita hanya berhasil menciptakan satu tembakan akurat.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Pada menit ke-61, Persebaya berhasil memecah kebuntuan berkat rangkaian serangan terorganisir. Arief Catur menembus pertahanan Persita, mengirimkan umpan tarik datar ke dalam kotak penalti. Bola pertama kali dijatuhkan oleh Pedro Matos, namun ditangkal oleh bek Persita. Bola yang berulang kembali ke area penalti kemudian dihadapi Francisco Rivera, yang mengeksekusi tendangan keras dengan presisi, menghasilkan gol penentu kemenangan 1-0 untuk Persebaya.
Setelah gol tercipta, Persita berusaha membalas dengan meningkatkan tekanan. Pada menit ke-74, Andrejic Aleksa memperoleh peluang emas, menembakkan bola ke arah gawang, namun berhasil dihalau oleh kiper Andhika Ramadhani. Upaya lanjutan Persita tetap tidak membuahkan hasil, sementara pertahanan Persebaya, dipimpin Igor Rodrigues, tetap kokoh mempertahankan keunggulan satu gol hingga peluit akhir.
Hasil akhir 1-0 memberikan tiga poin berharga bagi Persebaya, mengangkat total poin mereka menjadi 42. Dengan poin tersebut, Persebaya melampaui Persita yang kini berada di posisi enam dengan 41 poin. Kemenangan ini sekaligus menandai pergeseran posisi lima besar di klasemen Liga Super, di mana Persebaya menggantikan Persita sebagai tim kelima. Di sisi lain, Persita harus menelan kekalahan yang menurunkan moral dan menambah tekanan pada sisa pertandingan musim ini.
Berikut rangkuman singkat klasemen sementara setelah pertandingan tersebut:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 5 | Persebaya Surabaya | 42 |
| 6 | Persita Tangerang | 41 |
Perubahan posisi ini memperkuat harapan Persebaya untuk melanjutkan perjuangan menuju zona AFC Cup, sementara Persita harus berupaya menambah poin pada laga berikutnya agar tidak terjebak dalam zona degradasi.
Secara keseluruhan, laga ini menampilkan kualitas teknis yang tinggi, dengan Persebaya menunjukkan konsistensi dalam mengendalikan permainan dan memanfaatkan peluang secara efisien. Francisco Rivera, yang mencetak gol kemenangan, menjadi sorotan utama, menegaskan perannya sebagai penyerang kunci tim. Di sisi lain, Persita harus mengevaluasi pertahanannya yang masih rawan terhadap serangan balik cepat. Kedepannya, kedua tim diprediksi akan terus bersaing ketat di papan atas klasemen, menjanjikan aksi-aksi menegangkan pada sisa musim Liga Super 2025/26.


Komentar