Media Pendidikan – 25 April 2026 | Motor yang jarang dipakai cenderung mengalami penurunan performa dan kerusakan lebih cepat bila tidak mendapat perawatan rutin. Kondisi ini menjadi perhatian utama bagi pemilik yang menyimpan kendaraan selama beberapa hari atau minggu, terutama di musim hujan atau saat tidak ada aktivitas berkendara. Dengan mengikuti langkah-langkah perawatan yang tepat, motor tetap dapat beroperasi optimal ketika kembali digunakan.
Cek Kondisi Aki Secara Berkala
Aki merupakan komponen vital yang paling cepat kehilangan daya pada motor yang tidak dipakai. Pastikan terminal aki bersih dari karat dan kotoran, serta periksa tegangan menggunakan voltmeter. Jika tegangan di bawah 12,4 volt, sebaiknya lakukan pengisian ulang atau ganti aki baru. “Motor yang jarang dipakai rentan mengalami kerusakan bila perawatan diabaikan,” ujar pakar otomotif dari dealer resmi, menekankan pentingnya menjaga daya aki tetap stabil.
Perhatikan Oli Mesin dan Sistem Pelumasan
Oli mesin yang sudah lama terdiam dapat mengental atau terkontaminasi debu, sehingga mengurangi efektivitas pelumasan. Sebaiknya ganti oli setiap tiga bulan atau sebelum motor disimpan lama, meskipun tidak ada jarak tempuh yang signifikan. Pilih oli dengan viskositas yang direkomendasikan oleh pabrikan, dan pastikan tidak ada kebocoran pada sistem pelumas.
Penyimpanan yang Benar untuk Menghindari Korosi
Tempat penyimpanan harus kering, terlindung dari sinar matahari langsung, dan memiliki ventilasi yang cukup. Gunakan penutup motor atau tarpaulin yang breathable untuk melindungi cat serta bagian logam dari kelembapan. Tekanan ban juga perlu diatur, idealnya 1,0–1,1 bar, untuk menghindari deformasi pada pelek selama periode tidak aktif.
Selain tiga aspek utama di atas, beberapa tindakan tambahan dapat memperpanjang umur motor. Pastikan tangki bahan bakar terisi setidaknya setengah penuh untuk mengurangi risiko kondensasi air, serta tambahkan aditif anti‑karat pada bahan bakar jika memungkinkan. Sebelum menghidupkan kembali motor setelah disimpan, lakukan pemeriksaan visual pada rem, kabel gas, dan rantai; bersihkan debu serta lumasi kembali bila diperlukan.
Dengan menerapkan rangkaian perawatan tersebut, pemilik motor dapat mengurangi risiko kerusakan yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan. Motor akan siap melaju kembali dengan performa optimal, sekaligus menghemat biaya perbaikan yang biasanya timbul akibat kelalaian perawatan.


Komentar