Media Pendidikan – 28 April 2026 | Bank Mandiri melaporkan pencapaian signifikan pada kuartal pertama 2026 dengan total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 11 triliun. Angka tersebut mencakup bantuan kepada sekitar 87.000 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia, menegaskan posisi bank sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Detail Penyaluran dan Dampak Terhadap UMKM
Bank Mandiri menekankan bahwa penyaluran tersebut tidak hanya bersifat kuantitatif, melainkan juga berfokus pada kualitas layanan. Proses pencairan dana dipercepat melalui digitalisasi, sehingga pelaku UMKM dapat mengakses kredit secara lebih mudah dan cepat.
“Kami terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar juru bicara Bank Mandiri dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta. Pernyataan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan bank untuk memperluas jangkauan pembiayaan kepada sektor informal dan mikro.
Statistik tambahan menunjukkan bahwa wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatra Selatan menjadi zona dengan konsentrasi UMKM terbanyak yang menerima KUR selama kuartal tersebut. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menargetkan pertumbuhan ekonomi inklusif di daerah‑daerah dengan potensi usaha mikro yang tinggi.
Selain nilai total penyaluran, Bank Mandiri juga melaporkan peningkatan rasio kredit macet (NPL) pada portofolio KUR yang tetap berada di level rendah, menandakan kualitas kredit yang terjaga. Upaya monitoring dan pendampingan bisnis secara rutin menjadi faktor utama menurunkan risiko gagal bayar.
Program KUR yang didukung oleh pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) serta Badan Layanan Umum (BLU) terus menjadi instrumen utama untuk menstimulasi pertumbuhan UMKM. Bank Mandiri, sebagai salah satu bank penyalur terbesar, berperan penting dalam menyalurkan dana tersebut secara merata.
Dengan capaian Rp 11 triliun pada kuartal I 2026, diharapkan momentum ini dapat berlanjut ke kuartal‑kuartal berikutnya, memperkuat fondasi ekonomi nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.


Komentar