Nasional
Beranda » Berita » Pengemudi Lansia Tabrak Pejalan Kaki dan Depot Air Minum di Jakarta Barat, Polisi Selidiki

Pengemudi Lansia Tabrak Pejalan Kaki dan Depot Air Minum di Jakarta Barat, Polisi Selidiki

Pengemudi Lansia Tabrak Pejalan Kaki dan Depot Air Minum di Jakarta Barat, Polisi Selidiki
Pengemudi Lansia Tabrak Pejalan Kaki dan Depot Air Minum di Jakarta Barat, Polisi Selidiki

Media Pendidikan – 24 April 2026 | Jakarta Barat – Pada Minggu (24/04/2026), seorang pengemudi berusia lanjut menabrak seorang pejalan kaki di sebuah persimpangan utama, lalu meluncur hingga menabrak etalase depot air minum yang berada di sisi jalan. Kejadian ini menimbulkan luka pada korban serta kerusakan material pada gerai depot.

Kronologi Kejadian

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi mencatat bahwa pengemudi tampak kebingungan dan tidak segera turun dari kendaraan. “Saya tidak menyadari bahwa mobil saya telah menabrak orang dan etalase. Saya langsung menekan rem, namun kendaraan tetap melaju,” ujar pengemudi tersebut kepada aparat.

Baca juga:

Korban pejalan kaki, berusia 34 tahun, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Cipto Mangunkusumo dengan kondisi luka ringan pada lengan kiri. Sementara depot air minum mengalami kerusakan pada dua etalase, mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

Respon Pihak Berwajib

Polisi setempat melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mengamankan kendaraan serta barang bukti. Satu unit mobil polisi dan dua unit mobil patroli dikerahkan untuk menyelidiki apakah faktor kelelahan, kondisi medis, atau kelalaian mengemudi menjadi penyebab utama. “Kami akan melakukan pemeriksaan medis terhadap pengemudi lansia ini serta menelusuri riwayat kendaraan,” kata Kompol Andi Setiawan, Kapolsek Jakarta Barat.

Baca juga:

Selain itu, aparat mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kesadaran berlalu lintas, terutama bagi pengendara yang usianya sudah lanjut. Data Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat peningkatan kecelakaan yang melibatkan pengemudi berusia di atas 60 tahun sebesar 12% pada kuartal pertama tahun ini.

Reaksi Masyarakat

Warga sekitar menyatakan keprihatinan atas insiden ini. “Kami berharap pihak berwenang dapat memberikan sanksi yang tegas agar tidak ada pengemudi yang mengabaikan keselamatan,” ujar Budi Hartono, penduduk setempat. Sementara pemilik depot, Bapak Rudi Santoso, mengajukan klaim asuransi atas kerusakan yang terjadi dan meminta perbaikan segera.

Baca juga:

Kasus ini juga memicu diskusi di media sosial mengenai kebijakan ujian kesehatan bagi pengemudi senior. Beberapa aktivis mengusulkan peninjauan ulang peraturan izin mengemudi bagi warga berusia di atas 65 tahun.

Polisi masih melanjutkan penyelidikan dan akan mengeluarkan rekomendasi kebijakan bila terbukti ada kelalaian serius. Hingga saat ini, pengemudi lansia tersebut masih berada di tahanan sementara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *