Nasional
Beranda » Berita » Pemerintah Salurkan SPHP Jagung di Jateng untuk Bantu Peternak Unggas Mandiri

Pemerintah Salurkan SPHP Jagung di Jateng untuk Bantu Peternak Unggas Mandiri

Pemerintah Salurkan SPHP Jagung di Jateng untuk Bantu Peternak Unggas Mandiri
Pemerintah Salurkan SPHP Jagung di Jateng untuk Bantu Peternak Unggas Mandiri

Media Pendidikan – 13 Mei 2026 | Pemerintah mulai menyalurkan SPHP Jagung di Jawa Tengah untuk membantu peternak unggas mandiri. Sebanyak 116 ton jagung disalurkan kepada peternak di Kota Semarang.

Penyaluran dilakukan melalui Gudang Filial Bulog Kota Semarang, Senin 11 Mei 2026. Jagung disalurkan dengan harga maksimal Rp5.500 per kilogram di tingkat peternak.

Baca juga:

Alokasi terdiri dari 100 ton untuk Koperasi Peternak Unggas Sejahtera dan 16 ton untuk Pinsar Petelur Nasional Kota Semarang. Program ditujukan menekan biaya produksi pakan ternak.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas Maino Dwi Hartono mengatakan harga jagung di tingkat peternak terus meningkat. Harga bahkan mencapai Rp6.600 per kilogram di sejumlah daerah.

“Pemerintah hadir melalui SPHP Jagung. Agar beban biaya produksi peternak bisa ditekan,” kata Maino di Semarang.

Program diprioritaskan bagi peternak mandiri skala mikro, kecil, dan menengah. Kelompok tersebut dinilai paling rentan terdampak kenaikan harga pakan.

Baca juga:

Secara nasional pemerintah menargetkan penyaluran SPHP Jagung sebanyak 242 ribu ton. Alokasi disesuaikan dengan skala kebutuhan peternak.

Peternak mikro mendapat alokasi setara kebutuhan tiga bulan. Peternak kecil mendapat alokasi dua bulan dan peternak menengah satu bulan kebutuhan.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, kebutuhan jagung peternak di Jawa Tengah mencapai 48.051 ton. Jumlah penerima tercatat sebanyak 1.748 peternak.

Rinciannya terdiri dari 35.612 ton untuk peternak mikro. Kemudian 8.956 ton untuk peternak kecil dan 3.483 ton bagi peternak menengah.

Baca juga:

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jawa Tengah Sri Muniati memastikan kesiapan Bulog mendukung penyaluran jagung pemerintah. Saat ini stok jagung Bulog Jawa Tengah mencapai sekitar 13 ribu ton.

“Kami siap terus melakukan penyerapan jagung. Sebentar lagi juga akan ada panen,” kata Sri Muniati.

Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Jawa Tengah Suwardi mengapresiasi program SPHP Jagung. Program dinilai membantu kondisi peternak di tengah tekanan biaya produksi.

“Dengan adanya SPHP ini beban biaya pakan kami berkurang. Manfaatnya benar-benar dirasakan peternak,” kata Suwardi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *