Media Pendidikan – 29 Juni 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengungkap modus penipuan berkedok menonton drama China melalui platform YUDIA. Pelaku menawarkan skema pekerjaan paruh waktu sekaligus investasi dengan dalih membeli hak cipta drama China.
Korban dijanjikan memperoleh bonus maupun keuntungan setelah membeli hak cipta tayangan. Mereka harus berhati-hati terhadap modus seperti itu karena mungkin banyak orang yang tertipu.
Kasus YUDIA saat ini sudah ditangani aparat kepolisian dan naik ke tahap penyelidikan lebih lanjut.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap aplikasi yang menawarkan keuntungan dari aktivitas menonton drama China.
Selain itu, IASC juga menerima laporan terkait 120.115 nomor telepon yang diduga digunakan pelaku penipuan.


Komentar