Media Pendidikan – 02 Juni 2026 | Banyak koper jemaah haji yang dibongkar petugas saat kepulangan dari tanah suci. Penyebabnya beragam, mulai dari muatannya lebih dari kapasitas berat sebagaimana ketentuan maskapai, hingga membawa air zamzam. Namun, bagaimana nasib barang-barang yang harus dikeluarkan atau tak lolos X-ray?
Ketentuan yang telah ditetapkan oleh maskapai adalah koper bagasi maksimal 32 kg dan koper kabin maksimal 7 kg. Selain itu, jemaah juga diimbau agar tidak membawa barang bawaan atau oleh-oleh yang dilarang selama penerbangan, seperti air zamzam hingga senjata mainan.
Norman mengatakan ada dua opsi terhadap barang-barang tak lolos terbang itu. Ada yang langsung dimusnahkan, ada juga yang dikembalikan kepada pihak berwenang, yaitu Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Terkait zamzam, Norman mengatakan bahwa permintaan dari Kerajaan Arab Saudi adalah zamzam akan dimusnahkan. Seringkali jemaah mengakali dengan membungkus botol kecil-kecil dan dilakban, namun tetap akan terdeteksi saat koper lewat X-ray dan pasti akan dibongkar.
Karena itu, Norman mengimbau jemaah agar tidak nekat dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Hal ini penting karena menyangkut keselamatan, keamanan, serta kenyamanan dalam penerbangan.
Barang-barang yang dikeluarkan karena over kapasitas koper, maupun barang yang tidak sesuai ketentuan, maka akan diserahkan ke Perlindungan Jemaah (Linjam) serta Daerah Kerja PPIH Arab Saudi.
Jika dimungkinkan untuk dikembalikan kepada jemaah, silakan, tapi kami jelas akan kumpulkan itu.


Komentar