Media Pendidikan – 19 Juni 2026 | Migrant Watch, sebuah organisasi yang mewakili kepentingan buruh migran, telah mengecam keras tindakan penganiayaan terhadap seorang pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Johor, Malaysia. Kejadian ini telah menimbulkan kekhawatiran yang signifikan di kalangan masyarakat dan pemerintah.
Kejadian ini merupakan contoh yang menunjukkan bagaimana pekerja migran seringkali menghadapi kesulitan dan penganiayaan di luar negeri. Migrant Watch telah melakukan upaya untuk membantu dan melindungi hak-hak pekerja migran, termasuk membantu mereka yang mengalami penganiayaan.
Hasil survei yang dilakukan oleh Migrant Watch menunjukkan bahwa banyak pekerja migran yang mengalami penganiayaan di Malaysia. Data ini menunjukkan bahwa pemerintah Malaysia masih memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan untuk melindungi hak-hak pekerja migran.
Migrant Watch akan terus melakukan upaya untuk memperjuangkan hak-hak pekerja migran dan menghentikan praktek penganiayaan ini.


Komentar