Media Pendidikan – 19 April 2026 | Jakarta, 18 April 2026 – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa layanan publik digital harus selaras dengan percepatan inovasi teknologi, sebagai langkah strategis Indonesia menghadapi era digitalisasi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi pada Sabtu, 18 April 2026, di Jakarta. Meutya menekankan pentingnya pemerintah menyesuaikan kebijakan dan mekanisme pelayanan agar tidak tertinggal dari kebutuhan masyarakat yang kini hidup di ruang digital.
Salah satu contoh konkret yang diangkat Menkomdigi adalah peluncuran layanan administrasi 24 jam oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui kanal WhatsApp bernama PANDAWA. Dengan sistem ini, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa harus melalui proses panjang tradisional, sehingga mempercepat penyelesaian klaim dan konsultasi medis.
“Masyarakat telah hidup di ruang digital, maka layanan publik juga harus mengikuti. Kita yang mengikuti masyarakat, bukan masyarakat yang harus mengikuti kebijakan kita,” ujar Meutya Hafid dalam sambutan resminya.
Ia menambahkan, kecepatan layanan bukan sekadar kenyamanan, melainkan juga berhubungan dengan keselamatan jiwa. Oleh karena itu, transformasi digital menjadi prioritas utama. Menkomdigi mengapresiasi inisiatif BPJS Kesehatan, menyatakan bahwa peluncuran PANDAWA 24 jam merupakan langkah nyata dalam mewujudkan layanan publik yang lebih responsif dan terjangkau.
“Kami mengapresiasi peluncuran PANDAWA 24 Jam sebagai bagian dari arah besar transformasi digital nasional. Ini adalah langkah nyata BPJS Kesehatan, dalam menghadirkan layanan yang lebih baik,” kata Meutya, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengintegrasikan teknologi dalam setiap aspek pelayanan publik.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga pemerintah lainnya, mempercepat adopsi teknologi seperti chatbots, aplikasi mobile, dan sistem data terintegrasi. Dengan demikian, layanan publik tidak hanya menjadi lebih cepat, tetapi juga lebih transparan dan akuntabel.
Ke depan, Menkomdigi berencana memperluas kerangka kerja digital ini ke sektor-sektor lain, termasuk pendidikan, transportasi, dan administrasi kependudukan, guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat teknologi secara merata.


Komentar