Media Pendidikan – 02 Juni 2026 | Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terkait kasus dugaan pemalsuan identitas dan riset oleh sejumlah WNI, termasuk alumni UNY dalam konferensi internasional di Kopenhagen, Denmark.
Brian mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kasus yang belakangan ramai menjadi sorotan publik tersebut.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah membentuk tim khusus untuk melakukan penelusuran awal.
"Kaitannya dengan kasus dugaan pemalsuan identitas dan riset di konferensi internasional, ini yang sedang sangat ramai, kami juga begitu mendapatkan informasi ini, kami langsung membentuk tim dipimpin oleh Ibu Irjen. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kampus UNY, kampus tempat lulus S1-nya dari yang terduga melakukan pelanggaran ini," kata Brian.
Hasil penelusuran sementara menunjukkan sebagian besar terduga pelaku bukan dosen atau peneliti aktif di kampus.
"Kami memang pertama kali mengecek yang pertama adalah afiliasi dari pelaku, terduga pelaku ini. Kami mendapati bahwa ternyata hampir semuanya ya (bukan), hanya satu kalau nggak salah ya, yang itu memiliki afiliasi sebagai dosen atau peneliti di kampus Indonesia," kata Brian.
Salah satunya adalah melakukan sidang komisi etik dan disiplin.
"Bisa jadi nanti dihentikan kepegawaiannya dan seterusnya, tetapi kalau itu karena bukan semuanya, sebagian besarnya bahkan bukan dosen dan bukan memiliki afiliasi formal di pendidikan tinggi, maka itu tidak dapat kami lakukan," sambungnya.
Penelitian ini masih dalam proses dan pihak kementerian tidak akan berhenti melakukan pendalaman.


Komentar