Internasional
Beranda » Berita » May Day di Jakarta: Ratusan Aktivis dan Pejabat Serukan Kesejahteraan Buruh pada Hari Buruh Internasional

May Day di Jakarta: Ratusan Aktivis dan Pejabat Serukan Kesejahteraan Buruh pada Hari Buruh Internasional

May Day di Jakarta: Ratusan Aktivis dan Pejabat Serukan Kesejahteraan Buruh pada Hari Buruh Internasional
May Day di Jakarta: Ratusan Aktivis dan Pejabat Serukan Kesejahteraan Buruh pada Hari Buruh Internasional

Media Pendidikan – 02 Mei 2026 | Jakarta, 1 Mei 2026 – Pada Jumat pagi, ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan berkumpul di pusat kota untuk memperingati Hari Buruh Internasional. Aksi massa ini menegaskan kembali tuntutan kesejahteraan bagi para pekerja di tengah dinamika ekonomi nasional.

Acara dimulai dengan sambutan singkat dari perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan yang menekankan pentingnya dialog antara pemerintah, serikat pekerja, dan dunia usaha. Selanjutnya, para aktivis mengibarkan spanduk berisi slogan-slogan yang menuntut upah layak, jaminan kesehatan, serta perlindungan kerja yang memadai.

Baca juga:

“May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh” menjadi judul utama liputan media, menegaskan bahwa isu kesejahteraan buruh kembali menjadi agenda utama dalam peringatan tahunan ini. Beberapa tokoh nasional yang hadir mengungkapkan harapan bahwa kebijakan publik akan lebih responsif terhadap kebutuhan pekerja.

Rangkaian acara juga diisi oleh penampilan musik tradisional yang menambah semarak suasana. Para peserta kemudian melanjutkan ke arah alun-alun utama untuk melakukan aksi damai, menandai solidaritas lintas sektoral dalam menuntut hak-hak buruh.

Baca juga:

Pejabat pemerintah yang hadir menegaskan komitmen mereka untuk mempercepat revisi regulasi ketenagakerjaan, termasuk penyesuaian upah minimum regional (UMR) dan peningkatan program jaminan sosial. Mereka menambahkan bahwa implementasi kebijakan tersebut akan dipantau secara berkala bersama perwakilan serikat pekerja.

Acara berakhir dengan harapan bersama bahwa momentum ini akan diteruskan ke agenda kebijakan konkret. Para aktivis menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan agar janji-janji yang diucapkan tidak hanya menjadi retorika semata.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *